JATIMTIMES - Masalah akun SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) tidak bisa disimpan permanen sedang dialami cukup banyak calon mahasiswa baru. Padahal, tahap ini adalah gerbang utama sebelum siswa bisa mendaftar jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) maupun SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes).
Kalau akun belum tersimpan permanen, sistem menganggap proses registrasi belum selesai. Artinya, kamu otomatis tidak bisa lanjut ke tahap seleksi.
Baca Juga : DLH Pasang Banner Larangan, Merokok Kini Cuma di Sudut Alun-Alun Merdeka
Panitia SNPMB sendiri sudah menyoroti kendala ini dan memberikan penjelasan resmi melalui media sosial mereka. Jadi, kalau kamu sedang panik karena tombol simpan permanen tidak bisa diklik atau muncul notifikasi gagal, tenang dulu. Masalah ini umumnya bukan karena sistem error, tapi karena data belum sinkron.
Mengapa Akun SNPMB Gagal Simpan Permanen?
Penyebab paling sering adalah data siswa di akun SNPMB tidak sama dengan data pusat pendidikan. Sistem SNPMB terhubung langsung dengan:
• Dapodik (untuk sekolah di bawah Kemendikdasmen)
• EMIS (untuk sekolah di bawah Kemenag)
• Pusdatin Kemendikdasmen
Kalau ada satu saja data yang belum cocok, sistem akan menolak penyimpanan permanen demi mencegah kesalahan identitas peserta.
Data yang Wajib Dipastikan Benar
Sebelum panik, cek ulang satu per satu:
• NISN
• NPSN sekolah
• Nama lengkap (harus sama persis dengan data sekolah)
• Tempat lahir
• Tanggal lahir
• Jenis kelamin
• Sekolah asal
• Jurusan
• Tahun lulus
Khusus Siswa Kelas 12
Bagian yang paling sering bikin gagal adalah kolom:
- Tahun lulus/semester rapor terakhir harus tertulis: tahun 2025 semester 2
Kalau masih semester 1 atau tahun berbeda, sistem akan menganggap data belum final.
Langkah Mengatasi Akun SNPMB Tidak Bisa Simpan Permanen
Melansir postingan akun Instagram SNPMB, berikut cara memperbaiki akun yang tidak bisa disimpan permanen:
1. Klik “Perbarui Data”
• Jika ada data tidak sesuai:
• Tekan tombol perbarui fata
• Tunggu proses sinkronisasi sistem
• Kadang butuh waktu, jadi jangan langsung berkali-kali klik.
2. Jika Data Tidak Berubah, Hubungi Sekolah
• Ini langkah penting yang sering diabaikan siswa.
• Hubungi operator sekolah, lalu minta:
- Memindahkan rombel (rombongan belajar) dari semester gasal ke semester genap
- Memastikan data terbaru sudah masuk ke Dapodik/EMIS
- Memastikan data sudah naik ke Pusdatin Kemendikdasmen
Selama data pusat belum berubah, akun SNPMB kamu juga tidak akan berubah.
3. Login Lagi setelah Data Diperbaiki
• Setelah operator memastikan pembaruan:
- Login ulang ke akun SNPMB
- Klik lagi perbarui data
- Cek apakah semester sudah berubah
- Baru lakukan simpan permanen.
Kesalahan Kecil yang Sering Bikin Gagal
Banyak siswa tidak sadar hal sepele ini bisa menghambat:
• Nama pakai singkatan (contoh: “Muh.” bukan “Muhammad”)
• Salah huruf di tempat lahir
• Tanggal lahir beda format
• Jurusan belum terisi
• Email belum diverifikasi
• Sistem SNPMB sangat ketat soal kecocokan data.
Cara Daftar Akun SNPMB dari Awal (jika Belum Punya)
1. Buka portal resmi: https://portal.snpmb.id/
2. Klik Mulai Pendaftaran
3. Pilih Daftar Akun Siswa
4. Masukkan NISN, NPSN, Tanggal Lahir
5. Isi data diri + email aktif (disarankan Gmail)
6. Cek email aktivasi (termasuk folder spam)
Jika 15 menit tidak masuk, daftar ulang
7. Setelah akun aktif:
- Login
- Cek semua data
- Lengkapi yang kosong
8. Klik Simpan Permanen
9. Unduh bukti simpan permanen
Jadwal SNBP 2026 yang Wajib Dicatat
Jangan sampai sudah ribet urus akun tapi telat daftar.
• Pengumuman kuota sekolah : 29 Desember 2025
Baca Juga : Masuk Tahap Pondasi, Jembatan Sonokembang Kembali Tak Bisa Dilintasi
• Masa sanggah kuota : 29 Des 2025 – 15 Jan 2026
• Registrasi akun sekolah : 5–26 Januari 2026
• Pengisian PDSS : 5 Jan – 2 Feb 2026
• Registrasi akun siswa : 12 Jan – 18 Feb 2026
• Pendaftaran SNBP : 3–18 Februari 2026
• Pengumuman SNBP : 31 Maret 2026
• Unduh kartu peserta : 3 Feb – 30 April 2026.
Karena sistem SNPMB tidak memberi toleransi untuk akun yang belum permanen. Melewati batas waktu berarti otomatis tidak bisa ikut seleksi tahun ini.
Lebih cepat beres = lebih tenang fokus ke pilihan jurusan dan strategi masuk PTN.
Intinya, masalah akun SNPMB tidak bisa disimpan permanen hampir selalu karena data sekolah belum sinkron. Solusinya bukan menunggu, tapi aktif koordinasi dengan operator sekolah.
Jangan tunggu mendekati penutupan pendaftaran makin mepet, makin sulit.
