Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ribuan Warga Sumberpucung Terdampak Kekeringan

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Nurlayla Ratri

21 - Aug - 2026, 19:21

Placeholder
Personel gabungan yang melibatkan BPBD saat mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Personel gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang hingga hari ini, Jumat 21 Agustus 2026 masih terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah. Agenda tanggap darurat bencana kekeringan tersebut terus dilangsungkan menyusul semakin meluasnya sejumlah wilayah yang turut terdampak kekeringan.

Sebagaimana diberitakan, dampak kekeringan semula hanya terjadi di wilayah Malang Selatan, Jawa Timur. Namun, sejak 19 Agustus 2026, wilayah terdampak kekeringan dilaporkan meluas hingga ke wilayah Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Musim Hujan 2026 Kapan Terjadi? Ini Prediksi BMKG

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Malang belum merinci berapa perkiraan warga yang terdampak kekeringan pada proses distribusi air bersih tahap pertama di tanggal 19 Agustus 2026 tersebut. Namun, laporan terbaru pada Jumat, 21 Agustus 2026 telah disampaikan jika ada ribuan jiwa yang diperkirakan terdampak kekeringan di Kecamatan Sumberpucung tersebut.

Perkembangan pendataan jumlah warga terdampak kekeringan tersebut turut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan. "Pencapaian distribusi air bersih dampak kekeringan di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung sebanyak 44.200 liter. Sedangkan untuk jumlah penerima manfaat dari distribusi air bersih sejak 19-20 Agustus (2026) tersebut sebanyak 505 KK (kepala keluarga), 1.515 jiwa," bebernya.

Tidak hanya di Sumberpucung, distribusi air bersih pada hari yang sama yakni Kamis, 20 Agustus 2026 tersebut juga dilangsungkan di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Sasarannya ialah sejumlah warga di Desa Tumpakrejo.

"Distribusi air bersih di Tumpakrejo, Gedangan telah berlangsung sejak tanggal 12 sampai dengan 20 Agustus. Yakni dengan total pencapaian distribusi air bersih sebanyak 90 ribu liter dengan jumlah penerima manfaat 1.718 KK, 5.238 jiwa," jelasnya.

Sebelumnya, distribusi air bersih dampak kekeringan juga telah disalurkan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang. Yakni meliputi Desa Sumberagung dan Desa Sitiarjo.

Rinciannya, jumlah penerima manfaat distribusi air bersih di Desa Sumberagung sebanyak 967 KK dengan total 3.611 jiwa. Sedangkan pencapaian distribusi air bersih sejak 8-19 Agustus 2026 ialah sebanyak 90 ribu liter.

Baca Juga : Gempa Susulan NTT Capai 4.256 Kali, BNPB Catat 36.163 Rumah Rusak

Sementara di Desa Sitiarjo, distribusi air bersih disalurkan ke Puskesmas Sitiarjo sejak 9 Agustus hingga 19 Agustus 2026. Yakni dengan jumlah pencapaian sebanyak 20 ribu liter.

"Pada 8 Agustus sampai dengan 20 Agustus (2026) distribusi air bersih telah mencapai sebanyak 244.200 liter. Sedangkan jumlah penerima manfaat pada tiga kecamatan tersebut kurang lebih sebanyak 3.396 KK, 10.830 jiwa," ujar Sadono.

Perlu diketahui, data distribusi air bersih tanggap darurat bencana kekeringan tersebut masih dimungkinkan dapat berubah-ubah. Mengingat hingga hari ini, Jumat 21 Agustus 2026 juga masih dilangsungkan distribusi air bersih ke wilayah Kecamatan Sumawe.

"Distribusi air bersih dampak kekeringan pada hari ini telah dilaksanakan sesuai rute pengiriman di wilayah Kecamatan Sumawe sebanyak 15 ribu liter," pungkasnya.


Topik

Peristiwa malang sumberpucung kekeringan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Nurlayla Ratri