JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyerahkan surat keputusan (SK) kepada 175 pegawai negeri sipil (PNS). SK itu terdiri dari 115 SK kenaikan pangkat PNS dan 60 SK pensiun PNS Pemkab Malang. Pemberian SK berlangsung di halaman Pendapa Agung Kabupaten Malang.
Mewakili Bupati HM. Sanusi, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar memimpin apel pagi yang dirangkai dengan penyerahan SK itu dengan didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah.
Baca Juga : Tergerus Toko Online, Jumlah Pedagang Bendera Musiman Jelang HUT RI di Kota Batu Menyusut
Pada kesempatan yang sama, Budiar menyerahkan penghargaan ASN Bestari kepada peraih juara I Tilawah Al-Qur'an Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Budiar menyampaikan, kenaikan pangkat PNS merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan dalam menjalankan tugas. Namun, penghargaan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kapasitas, tanggung jawab,l dan kualitas kinerja.
"Saya instruksikan agar saudara langsung membuktikan tantangan ini dengan meningkatkan kinerja. Bekerjalah lebih cepat, lebih cerdas, dan ciptakan terobosan baru di unit kerja masing-masing," ungkap Budiar dalam sambutannya, Senin (27/7/2027).
Menurut dia, peningkatan kinerja aparatur menjadi bagian penting dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan publik. Karena itu, setiap PNS di lingkungan Pemkab Malang dituntut untuk terus beradaptasi dan mampu menghadirkan inovasi di masing-masing unit kerja.
Sementara itu, kepada PNS yang memasuki masa purnatugas, Budiar menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama puluhan tahun bagi masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Malang.
Ia menegaskan, masa pensiun bukan berarti berakhirnya kontribusi kepada bangsa dan daerah. Menurut dia, pengalaman, pengetahuan, serta kebijaksanaan yang diperoleh selama menjalankan tugas sebagai PNS tetap dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga : Debut Pelatih Shin Tae Young Dikandaskan Persebaya pada Laga Perdana Piala Presiden 2026
Dalam kesempatan tersebut, Budiar juga mengingatkan seluruh PNS agar senantiasa menjaga profesionalisme dan integritas. Menurutnya, kedisiplinan aparatur menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
"Saya menegaskan bahwa apel pagi merupakan cerminan awal kedisiplinan pegawai, sementara pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh aparatur bekerja dengan penuh tanggung jawab, bebas dari praktik pungutan liar, serta memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan transparan kepada masyarakat," ujar Budiar.
Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjalankan program pembangunan. Ia meminta agar ego sektoral dapat diminimalkan karena keberhasilan pembangunan Kabupaten Malang membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan sekaligus memastikan setiap program Pemkab Malang memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui peningkatan kinerja dan kolaborasi seluruh aparatur, Pemkab Malang optimistis pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan guna mendukung terwujudnya Kabupaten Malang yang semakin maju, makmur dan berkelanjutan.
