Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Komitmen Tekan Kemiskinan, Bupati Jember Terima Penghargaan Penguat Demokrasi

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : Yunan Helmy

21 - Apr - 2026, 16:30

Placeholder
Kadiskominfo Pemkab Jember Regar Jeane Daelanta saat mewakili bupati Jember menerima penghargaan.

JATIMTIMES - Bupati Jember Muhammad Fawait SE MSc menerima penghargaan “Penguat Demokrasi Sub-Kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan” dalam peringatan HUT ke-20 salah satu media online di Surabaya pada Selasa (21/4/2026). Pada penganugerahan penghargaan ini, Bupati Fawait diwakili Kepala Dinas Komuinikasi dan Informasi Pemkab Jember Regar Jeane Daelanta.

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat penanganan kemiskinan melalui verifikasi dan validasi data warga secara langsung di lapangan. Pembaruan data dinilai menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga : DPRD Situbondo Sampaikan 21 Rekomendasi atas LKPJ 2025, Berikut Tiga Diantaranya

Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, menyatakan penghargaan tersebut bukan semata capaian pribadi, melainkan hasil kerja kolektif aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam proses pendataan.

“Pertama, saya persembahkan penghargaan ini untuk ASN yang turun ke bawah, bahu-membahu mendata dan memvalidasi ulang data kemiskinan, baik dari guru maupun tenaga kesehatan. Saya berterima kasih,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlibatan lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan akurasi data. Menurut dia, validitas data menentukan efektivitas intervensi kebijakan pemerintah daerah. “Semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan,” kata Fawait.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa dipandang sebagai program sektoral semata. Kemiskinan, menurut dia, berkorelasi langsung dengan berbagai persoalan sosial lain.

“Kita tahu kemiskinan ini menimbulkan masalah lain, seperti stunting, kematian ibu dan bayi, bahkan kriminalitas yang berpangkal dari kemiskinan. Oleh karena itu, kami akan berjuang keras untuk menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Jember, kata dia, mencatat penurunan angka kemiskinan pada 2025 yang termasuk salah satu terbaik di Jawa Timur, khususnya di kawasan Tapal Kuda. Namun, capaian tersebut belum dianggap memadai.

“Walaupun 2025 kemarin penurunan angka kemiskinan kami salah satu terbaik di Jawa Timur dan di Tapal Kuda,  itu belum cukup,” kata dia.

Baca Juga : 14 Dosen Unisba Blitar Lolos Hibah Nasional 2026, Perkuat Riset dan Pemberdayaan Masyarakat

Gus Fawait menargetkan penurunan angka kemiskinan absolut hingga di bawah 200.000 jiwa. Target itu didasarkan pada kondisi satu dekade terakhir yang menunjukkan angka kemiskinan masih bertahan di atas batas tersebut.

“Harapan saya angka kemiskinan absolut di bawah 200 ribu. Karena 10 tahun secara absolut masih di atas 200 ribu,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan strategi berlapis yang mencakup jangka pendek, menengah, hingga panjang, dengan menitikberatkan pada ketepatan data dan integrasi program.

“Saya dan tim akan bekerja keras menurunkan angka kemiskinan dengan strategi yang telah kami siapkan, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang,” kata Fawait.


Topik

Pemerintahan Bupati Jember Gus Fawait penhargaan Pemkab Jember pengentasan kemiskinan Jember



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan