Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Optimistis 2026 Serap 14 Ribu Tenaga Kerja, Pemkot Malang Kejar Investasi Rp3,6 Triliun

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

01 - Mar - 2026, 19:42

Placeholder
Ilustrasi melamar pekerjaan (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang menatap 2026 dengan optimisme tinggi. Serapan tenaga kerja diproyeksikan meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 tercatat sekitar 11.700 tenaga kerja terserap, maka tahun depan jumlah itu ditargetkan menembus lebih dari 14 ribu orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang Arif Tri Sastyawan menyampaikan bahwa target tersebut realistis. Proyeksi kenaikan serapan tenaga kerja selaras dengan peningkatan target investasi yang juga dipatok naik 20 persen pada 2026.

Baca Juga : Diskon 30 Persen Tiket KA Lebaran 2026 dari Stasiun Malang Masih Tersedia, 22 Ribu Kursi Belum Terjual

"Kami mencatat 2025 serapan tenaga kerja sudah 11.700an. Artinya, kalau kenaikan investasi 20 persen (dari capaian 2025) maka untuk serapan tenaga kerjanya juga sama atau bahkan bisa lebih," kata Arif.

Data yang dihimpun menunjukkan tren positif ketenagakerjaan di Kota Malang. Tingkat Pengangguran Terbuka terus menurun dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, TPT tercatat 6,10 persen dan berhasil ditekan menjadi 5,69 persen pada 2025.

Apabila proyeksi serapan tenaga kerja 2026 terealisasi, angka pengangguran terbuka diperkirakan kembali turun hingga menyentuh kisaran 5,4 persen. Penurunan ini dinilai linier dengan pertumbuhan investasi yang masuk ke Kota Malang.

Realisasi investasi dalam dua tahun terakhir memang menunjukkan grafik menanjak. Pada 2024, nilai investasi mencapai Rp 2,4 triliun, jauh melampaui target Rp 1,4 triliun. Sementara sepanjang 2025, investasi kembali meningkat menjadi Rp 3,11 triliun dari target Rp 3,06 triliun.

Dengan tren tersebut, pada 2026 Pemkot Malang membidik investasi sekitar Rp 3,6 triliun atau naik 20 persen dari capaian 2025. Besarnya investasi itu diyakini akan berdampak langsung pada terbukanya peluang kerja baru bagi masyarakat.

"Sektor lapangan pekerja penyumbang investasi, pertama makanan minuman (kafe, restoran, hingga rumah makan) 45 persen, kemudian ada properti 25 persen, dan setelah itu hotel dengan 20 persen," ucapnya.

Baca Juga : Iran Memanas Usai Serangan Israel dan AS, Ini Hotline Darurat untuk WNI

Selain mengandalkan investasi, pemerintah kota juga memastikan program bursa kerja tetap digelar pada 2026 sebagai strategi menekan angka pengangguran. Jadwal pelaksanaannya masih dalam tahap persiapan.

Meski optimistis, Arif mengakui realisasi target investasi bukan perkara mudah. Tantangan administratif hingga pelaporan dari investor kerap memengaruhi capaian akhir tahun. 

Ia mencontohkan pada 2025, target investasi baru terpenuhi menjelang tutup tahun karena adanya pelaporan aset, permodalan, dan tenaga kerja yang masuk di penghujung periode. Ke depan, kendala serupa akan diminimalkan agar proses pembangunan dan operasional bisnis dapat berjalan lebih cepat, sehingga tenaga kerja bisa segera terserap.

"Kami optimistis, baik untuk target investasi maupun serapan tenaga kerja bisa tercapai beriringan," tuturnya.


Topik

Pemerintahan Serapan Tenaga Kerja lowongan kerja Kota Malang dinas tenaga kerja



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan