Cinta Tidak Punya Mantan | Madura TIMES

Cinta Tidak Punya Mantan

Mar 20, 2018 12:04
(foto: pixabay.com)
(foto: pixabay.com)

Sebentar, saya tarik nafas dalam-dalam dulu ya. Soalnya nulis kata 'mantan' agak gimana gitu. Ini bicara hati, gaes. 

Banyak kisah soal mantan. Ada yang sudah menjalin kasih lamaaa tapi ujung-ujungnya dia memilih yang lain. Saya sengaja nulis 'a' nya sampai ada tiga supaya meyakinkan saking lamanya. Tapi ya itu kalau dia memilih yang lain, kamu bisa apa?

Masih soal mantan. Ini saya baca kisah cuman lupa medianya. Kalau bukan www.malangtimes.com memang saya suka lupa. 

Jadi, intinya begini. Bertahun-tahun menjaga api cinta kandas juga karena si dia memilih duluan ke pelaminan. Oalah. Begitulah hidup. Tidak seindah drama Korea. Sampai datang ke pesta pernikahan mantan. Luar biasa! Tidak biasa orang yang sudah tercabik-cabik hatinya (lebai) masih mau melihat dengan mata kepala sendiri mantan naik pelaminan. 

Banyak cerita juga yang saya dengar tentang mantan. Dengarnya dimana biar saya sendiri yang tahu, kepo boleh tapi jangan sering-sering. Ada yang terpaksa bubar karena keluarga tidak setuju. Ini tadi saya mengetik kata 'terpaksa'. Jadi, mereka masih cinta tapi terhalang orangtua. Terkadang restu orangtua lebih kokoh dari Tembok China. 

Selain kisah-kisah haru biru asmara dengan mantan, sering saya baca juga tips dan trik tentang mantan. Mulai dari 'Cara Melupakan Mantan dalam Sekejap' sampai 'Bimbang Balikan Sama Mantan Atau Move On'. Setelah ketik keyword 'mantan' di mbah Google ternyata banyak aneka ragam bahasan mantan. Sebegitu menarikkah bahasan soal mantan? 

Kadang saya mikir kenapa harus mantan jadi artikel cinta. Saya enggak perlu nanya mbah Google lagi, karena sudah pasti jawabnya begini: kalau tidak jadi suami/istri ya jadi mantan. Sesimpel itu tapi lagi-lagi masalah hati tidak ada yang sederhana. 

Perasaan cekit-cekit pasti ada. Ini kalau dibayangkan enggak bisa, harus punya mantan dulu baru bisa hatinya cekit-cekit. Tapi tenang, kalau pun tidak punya mantan bukan berarti tidak normal. Kadang saking normalnya hati sampai rela dibiarkan sakit berkali-kali. Hehe. Saya ketik hehe supaya enggak sakit-sakit amat. 

Yang diingat macem-macem. Tapi 50% responden kalau saya tanya pasti yang diingat adalah kenangan yang indah-indah. Kalau berantemnya mungkin lupa atau justru kangen saat bertengkar dengan mantan? Tapi ingatan apapun, sadarlah dia sudah jadi mantan. 

Artikel melupakan mantan menyarankan mantan malah jangan dilupakan. Atau kalau mau lebih meyakinkan ditambahkan kata di film Dilan: Kamu enggak akan kuat, biar aku saja. Masalahnya, ini mantan saya bukan mantan kamu. Lain lagi cerita kalau kita pernah dijebak cinta segitiga. Itu kita bisa saling curhat. Rasanya pasti sama. Mangkel. 

Kembali ke artikel mengupas mantan tadi. Kalau saya baca, yang saya rasakan satu. Apalagi kalau pas baca pelan-pelan meresapi dengan hati. Karena banyak yang masih cinta dengan sang mantan maka lahirlah tulisan-tulisan tadi. Wah ini, kalau masalah cinta susah. Jurusan kedokteran saja belum berani buka program studi menanggani luka cinta yang disebabkan mantan. Dan memang enggak mungkin ada. 

Rasa-rasanya hal apapun tidak perlu dianggap rumit. Maksud saya, mantan ini bukan satu-satunya masalah dalam cinta. Apalagi dalam hidup yang fana ini. Soal mantan, cukuplah diterima. Seindah dan seperih apapun itu. Melupakan dan dilupakan itu pasti. Karena Tuhan memberi manusia anugerah lupa. 

Kalau nanti ketemu mantan, tidak perlu mencari tips 'Berpapasan dengan Mantan, Ini yang Harus Kamu Lakukan'. Hemat kuota internet kamu. Apa salahnya ketemu mantan? Sengaja atau tidak sengaja, tidak ada kebetulan di dunia ini. Kalau pun bertemu dan bertatap muka dengan dia ya biasa saja. Tidak perlu macam-macam mengatur strategi. 

Cinta tidak punya mantan, menurut saya sih. Karena dalam urusan cinta, kata saya lagi, perasaan akan tetap tumbuh lagi meski dulu pernah disakiti. Barangkali berganti dengan orang yang berbeda. Rasa cinta mungkin tidak sama seperti orang yang sebelumnya. Itu kalau dibandingkan. Kalau tidak dibandingkan? Kan sama saja. Namanya tetap cinta juga kan? Jadi boleh kan saya bilang begini: cinta tidak punya mantan. 

- nama penulisnya di pewarta :D kalau nama Instagramnya @rahmania.nasir

(*)

Topik
Berita Malang Cinta Tidak Punya Mantan

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan JatimTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Berita Lainnya