Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Soroti Siswa Keroyok Guru, Puguh DPRD Jatim Dorong Penguatan Budi Pekerti

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : A Yahya

15 - Jan - 2026, 20:08

Placeholder
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Puguh Wiji Pamungkas.

JATIMTIMES - Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Puguh Wiji Pamungkas, menyoroti keras kasus pengeroyokan guru oleh sejumlah siswa di SMKN 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Ia pun mendorong penguatan nilai-nilai budi pekerti. 

"Kita sudah beberapa kali melihat bagaimana atas nama kebebasan, keluhuran pekerti dan akhlakul karimah justru mengalami pergeseran. Jangan kejadian serupa sampai terjadi di Jatim,” ungkapnya, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga : Mahasiswa Internasional Kamboja Warnai Program Asistensi Mengajar di MIN 1 Kota Malang

Puguh menyebut, dunia pendidikan seharusnya menjadi ruang pembentukan karakter, bukan hanya tempat transfer pengetahuan. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai budi pekerti, tata krama, dan akhlak mulia harus kembali menjadi arus utama dalam sistem pendidikan.

Menurutnya, peristiwa yang viral di media sosial tersebut merupakan sinyal kuat adanya krisis karakter dan moralitas di dunia pendidikan yang tidak boleh dibiarkan berlarut. Puguh menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang dipicu ketersinggungan seorang siswa terhadap perkataan guru, hingga berujung pada aksi kekerasan.

Ia menilai, kejadian itu bukan sekadar persoalan relasi guru dan murid, melainkan gambaran kondisi bangsa yang tengah menghadapi krisis kepercayaan dan keteladanan.

Ia berharap kasus pengeroyokan guru di Jambi menjadi alarm nasional untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan, khususnya dalam aspek pembinaan karakter dan moral peserta didik

“Peristiwa ini sangat memprihatinkan dan harus menjadi kesadaran kita bersama. Ini bukan hanya soal satu sekolah di Jambi, tapi potret krisis karakter, krisis moralitas, dan krisis keteladanan yang sedang kita hadapi sebagai bangsa,” ujar Puguh.

Legislator PKS tersebut mengingatkan, jika kasus serupa dianggap wajar atau dibiarkan tanpa evaluasi serius, maka risiko terulangnya peristiwa yang sama di daerah lain akan semakin besar.

Baca Juga : 58 Siswa SDN 4 Sukowilangun Kalipare Terdampak Bangunan Kelas yang Ambruk

Ia secara khusus menekankan pentingnya kewaspadaan di Jawa Timur, mengingat provinsi ini memiliki jumlah penduduk dan peserta didik yang sangat besar. “Kalau ini menjadi peristiwa permisif, tidak menutup kemungkinan akan terjadi di berbagai wilayah lain, termasuk di Jawa Timur," tandasnya. 

Ia juga menegaskan peran strategis guru sebagai teladan bagi peserta didik. Guru, kata dia, perlu didukung agar mampu memberikan contoh yang baik, membangun kepercayaan dengan siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan beretika.

Namun demikian, Puguh menilai tanggung jawab menjaga iklim pendidikan yang sehat tidak bisa dibebankan kepada guru semata. Perlu sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, orang tua, masyarakat, hingga pemerintah daerah.

“Ini adalah pekerjaan bersama. Kita harus memastikan seluruh satuan pendidikan di Jawa Timur benar-benar kondusif, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta berkarakter kuat,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan puguh wiji pamungkas pks dprd jatim siswa keroyok guru



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan