Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hiburan, Seni dan Budaya

Seni Jaran Paju Gandrung Kembali Tampil di Boyolangu Banyuwangi, Ajang Reuni Para Pemilik Kuda Kencak

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

20 - Apr - 2025, 19:24

Placeholder
Penampilan Seni Jaran Paju Gandrung di Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES  - Jaran Paju Gandrung sebagai salah satu kekayaan seni budaya tradisional khas Banyuwangi, yang dalam beberapa waktu terakhir sudah sangat jarang terlihat, kembali tampil dalam sebuah hajatan khitanan seorang warga yang tinggal di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri Banyuwangi Jawa Timur (Jatim).

Pertunjukan Jaran Paju Gandrung tersebut menjadi sorotan karena kehadirannya yang langka, di tengah makin berkurangnya jumlah hewan kuda yang digunakan untuk Jaran Kencak, yakni kuda yang dilatih untuk bisa menari mengikuti irama musik tradisional Banyuwangi.

Baca Juga : MAN 2 Kota Malang Ukir Prestasi sebagai Juara LCC Empat Pilar MPR RI Jatim 2025

Pada umumnya, warga yang mempunyai hajatan seperti khitanan di wilayah suku Osing Banyuwangi dihibur dengan pertunjukan Jaranan Janger atau Barong. Namun, kali ini tuan rumah memilih untuk menghadirkan Jaran Paju Gandrung, sebuah bentuk hiburan yang kini sangat jarang terlihat.

Rudi Hartono, salah seorang pelaku seni Jaran Paju Gandrung, menyampaikan rasa harunya bisa kembali tampil setelah sekian lama kesenian ini tidak dipentaskan. Dulu, ayahanda Rudi merupakan pelaku kesenian ini, namun karena sudah  meninggal dunia maka sekarang dia yang tergerak untuk meneruskan.

 “Perkembangan zaman membuat kesenian ini semakin terpinggirkan. Dulu kami sering diundang untuk tampil, tapi sekarang hampir tidak pernah. Acara ini menjadi ajang reuni bagi kami para pelaku seni,” ujar Rudi.

Sedikitnya ada 11 ekor kuda yang ikut menari dalam pertunjukan tersebut, beriringan dengan musik khas gandrung yang dimainkan sepanjang hari.

Para penari dan pemilik kuda kencak datang dari berbagai daerah, seperti Kecamatan Genteng, Kecamatan Kabat, Banyuwangi Kota, hingga Kecamatan Kalipuro.

Baca Juga : Pembalap AHRT Gerry Salim Ramaikan HDC Tour di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

“Kami sangat senang bisa tampil kembali. Ini adalah bagian dari kesenian yang sangat kuno yang harus tetap kita jaga dan lestarikan,” pungkas Rudi.

Masyarakat yang hadir tampak antusias menikmati pertunjukan yang kini semakin langka ini. Harapannya, kehadiran Jaran Paju Gandrung kali ini bisa menjadi awal dari kebangkitan kembali salah satu warisan seni budaya Banyuwangi.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya Jaran Paju Gandrung gandrung Kuda Kencak Banyuwangi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Sri Kurnia Mahiruni