Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

HUT ke-81 RI di MTsN 2 Kota Malang, Kemenag Tekankan Kemerdekaan ASN Harus Dibuktikan Lewat Layanan

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

17 - Aug - 2026, 12:43

Placeholder
Perayaan HUT ke 81 RI Kantor Kemenag Kota Malang (ist)

JATIMTIMES - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang tidak berhenti pada seremoni. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mengingatkan kembali bahwa makna kemerdekaan bagi aparatur sipil negara (ASN) berkaitan erat dengan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang menjadi tuan rumah peringatan HUT ke-81 RI yang diikuti ASN Kemenag Kota Malang, Senin, (17/8/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan deklarasi Zona Integritas MTsN 2 Kota Malang.

Baca Juga : SIM Habis Masa Berlaku Hari Ini? Masih Bisa Diperpanjang, Ini Aturannya

Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., menempatkan deklarasi Zona Integritas dalam momentum kemerdekaan sebagai pesan penting bagi ASN. Menurutnya, kemerdekaan bagi aparatur bukan sekadar terbebas dari berbagai keterbatasan, tetapi tercermin ketika ASN mampu menjalankan tugas pelayanan secara sungguh-sungguh.

1

"Ini spesial ya, di MTsN 2 kali ini kita memperingati 17 Agustus sekaligus deklarasi Zona Integritas untuk MTsN 2. Ini sebagai penanda bahwa kemerdekaan sesungguhnya bagi ASN adalah bagaimana saat dia bahagia melayani masyarakat," ujar Achmad Shampton.

Pernyataan tersebut menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu ukuran konkret nasionalisme ASN. Sebab, menurutnya, ASN memiliki tuntutan nasionalisme yang berbeda karena posisinya berada di dalam sistem pelayanan negara.

"ASN dituntut untuk punya nasionalisme yang spesial, yang lebih tinggi daripada masyarakat yang lainnya. Itu sekali lagi harus dimanifestasikan dalam bentuk layanan terbaik," tegasnya.

2

Ia juga mengaitkan kualitas pelayanan dengan persoalan kepercayaan publik terhadap aparatur negara. Bagi Shampton, nasionalisme ASN tidak cukup diwujudkan melalui simbol atau pernyataan, tetapi harus terlihat dalam karya yang dapat dirasakan masyarakat.

"Ketidakmerdekaan ASN saat masih korup, masih... dan kita saat ini kan negeri kita rasa kepercayaan terhadap ASN kan rendah. Maka ASN harus menunjukkan karyanya. ASN harus menunjukkan karya nyata untuk yang terbaik bagi Indonesia," katanya.

Pesan tersebut sekaligus memberikan tekanan bahwa integritas menjadi bagian penting dari makna kemerdekaan di lingkungan birokrasi. Deklarasi Zona Integritas di MTsN 2 Kota Malang pun menjadi relevan dengan upaya membangun tata kelola yang berorientasi pada pelayanan, bukan sekadar pencapaian administratif.

3

Di sisi lain, Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, S.Pd., M.Pd., melihat peringatan HUT RI dari perspektif pendidikan. Ia menilai kemerdekaan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan diri sesuai bidang serta minat masing-masing.

Sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, Anita menyebut kemerdekaan harus diikuti dengan tumbuhnya rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi lingkungan madrasah, semangat tersebut perlu diterjemahkan menjadi dorongan untuk ikut membangun bangsa melalui pendidikan.

"Dengan peringatan HUT RI khususnya yang ke-81 ini, kita sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya sebagai guru, tenaga kependidikan, dan juga civitas akademika madrasah, kami pertama bersyukur terkait dengan kemerdekaan ini. Karena dengan ini kami bisa mengenyam pendidikan sesuai dengan bidang minat kita masing-masing," kata Anita.

Baca Juga : Ratusan Kendaraan Berhenti saat Detik-Detik Proklamasi di Jombang

Menurutnya, pendidikan memiliki posisi strategis dalam menjaga kesinambungan semangat kemerdekaan. Karena itu, momentum HUT RI tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat nasionalisme dan semangat membangun masa depan Indonesia.

"Kemudian yang kedua, bagi kita nanti dengan peringatan ini semakin tumbuh rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, nasionalisme, dan juga semangat untuk membangun bangsa ini ke depannya," lanjutnya.

Anita juga menilai dukungan pemerintah terhadap pendidikan madrasah, khususnya melalui Kementerian Agama, terus menunjukkan upaya penguatan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan, namun hal tersebut tidak semestinya menjadi penghambat bagi madrasah untuk berkembang.

"Insya Allah pemerintah sudah berupaya maksimal untuk memfasilitasi, memberikan support pendidikan kepada kami, khususnya di Kemenag. Support Kemenag sangat luar biasa kepada madrasah," ujarnya.

Bagi Anita, masih adanya kekurangan dalam penyelenggaraan pendidikan tidak harus dipandang sebagai persoalan yang menghambat kemajuan. Justru, ruang perbaikan tersebut menjadi bagian dari proses memperkuat kualitas pendidikan madrasah.

Di tengah dinamika sosial dan kehidupan berbangsa saat ini, Anita menilai toleransi dan moderasi beragama juga menjadi fondasi yang tidak boleh ditinggalkan. Menurutnya, dua hal tersebut memiliki hubungan erat dengan karakter Indonesia sebagai negara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Yang penting jaga toleransi, terus juga tetap jaga toleransi dan moderasi beragama. Karena itu menjadi kekuatan bangsa selama ini yang berideologi Pancasila dan UUD 1945," pesannya.


Topik

Pendidikan mtsn 2 kota malang achmad shampton anita yusianti kemenag kemenag kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan