Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Permudah Adaptasi Lulusan SD, SMP Negeri di Kota Batu Terapkan Kelas Digital Interaktif Sejak Hari Pertama MPLS

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

13 - Jul - 2026, 15:32

Placeholder
MPLS di SMPN 2 Batu mengenalkan pembelajaran baru secara digital dan interaktif.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Keluhan klasik mengenai metode pengajaran konvensional yang monoton dan membosankan direspons dengan langkah transformasi digital ruang kelas oleh jajaran manajemen SMP Negeri di Kota Batu. Salah satunya di SMPN 2 Kota Batu, yang sejak hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) digulirkan, pihak sekolah secara tegas mulai meninggalkan sistem ceramah satu arah.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi substansial untuk mempermudah proses adaptasi bagi para lulusan SD yang baru saja menginjakkan kaki di jenjang sekolah menengah pertama. Transisi lingkungan belajar dianggap sering kali menjadi beban psikologis bagi siswa baru, sehingga perombakan atmosfer kelas menjadi lebih interaktif dinilai sebagai solusi mutakhir.

Baca Juga : MPLS Ramah 2026 Dimulai, Mendikdasmen: Tak Ada Lagi Perpeloncoan

Kepala SMPN 2 Batu, Ida Nusaroh menyampaikan, fasilitas teknologi berupa layar LCD kini dioptimalkan di setiap ruang kelas fungsional. Seluruh tenaga pendidik atau guru diwajibkan menyusun materi pengajaran menggunakan media visual seperti PowerPoint (PPT) interaktif, sehingga fokus dan atensi visual anak dapat terjaga selama proses transfer ilmu berlangsung.

“Di kelas semuanya langsung pakai LCD, jadi PPT Bapak/Ibu penyampaiannya, ilmunya lewat situ, sehingga anak-anak mengenal bagaimana pembelajaran yang baru itu seperti apa,” jelas Ida saat dikonfirmasi di sela-sela MPLS, Senin siang.

Pihak sekolah menggarisbawahi bahwa di jenjang sekolah dasar, para siswa rata-rata belum pernah merasakan sistem belajar yang sepenuhnya berbasis visual interaktif digital seperti ini. Oleh karena itu, pengenalan ekosistem digital sengaja dipacu sejak masa orientasi agar memicu anak untuk berani mengeksplorasi kemampuan diri.

Melalui pendekatan berbasis pembelajaran aktif ini, siswa tidak lagi ditempatkan sebagai objek pasif yang hanya mendengarkan penjelasan panjang lebar dari guru. Ruang kelas digital ini didesain sedemikian rupa agar tercipta atmosfer belajar yang menyenangkan tanpa tekanan batin bagi anak.

“Di SD kan belum pernah, tapi di SMP semuanya diharapkan lewat pembelajaran yang aktif, sehingga tidak ada lagi ceramah satu arah, yang menyenangkanlah. Sehingga anak-anak merasa nyaman di sekolah,” katanya.

Baca Juga : Disdikbud Kota Malang Soroti Dampak Penurunan Angka Kelahiran terhadap Kuota SD Negeri

Manajemen sekolah menekankan bahwa rasa nyaman dan aman merupakan fondasi utama sebelum anak mampu menyerap ilmu pengetahuan secara maksimal. Pola MPLS ini dirancang agar para siswa baru dapat memaksimalkan pencarian ilmu di lingkungan yang baru, dimulai dari kenyamanan di dalam ruang kelas mereka sendiri.

Penerapan metode kelas digital interaktif ini diproyeksikan menjadi standar baku pengajaran di SMPN 2 Batu untuk mengawal total 950 pelajar, termasuk 320 siswa baru yang saat ini tengah mengikuti orientasi. Modernisasi ini diharapkan mampu menginspirasi percepatan mutu kurikulum di tingkat daerah agar lebih adaptif terhadap karakteristik generasi Z.

“Terus mencari ilmu di SMP 2 itu banyak, mulai dari mempelajari lingkungannya saja sangat luas, sehingga anak-anak biar maksimal di kegiatan MPLS tersebut,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan mpls smpn kota batu kelas digital



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan