JATIMTIMES – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban secara masif mulai menggalakkan penanaman tanaman pendamping beras guna mengantisipasi ancaman krisis pangan global. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai komoditas pangan lokal yang memiliki daya tahan tinggi dan nilai ekonomis.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban sekaligus Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ony Setiawan, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga : 20 Ucapan Selamat Hari Kartini 21 April 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial
Sebagai model percontohan, penanaman pohon sukun telah diawali di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Tuban untuk mengedukasi masyarakat dan kader di tingkat akar rumput. ”Ini adalah langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan pokok saja. Kita harus memiliki cadangan pangan alternatif untuk menghadapi situasi darurat atau krisis pasokan beras dunia,” ujar Ony Setiawan di Tuban, Senin (20/4/2026).
Selain sukun, Ony Setiawan menekankan pentingnya pengembangan sorgum atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai “orean”. Kabupaten Tuban, yang didominasi pegunungan kapur utara dengan tanah lempung berpasir, dinilai sangat potensial untuk pengembangan komoditas lahan kering tersebut.
Sorgum dianggap sebagai tanaman masa depan karena daya tahannya terhadap cuaca ekstrem serta nilai gizinya yang setara dengan beras namun bebas gluten. Selain untuk ketahanan pangan, sorgum juga memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.
”Di Tuban, sorgum sangat cocok dengan lahan yang ada. Selain sehat, komoditas ini memiliki nilai ekonomis tinggi karena mulai diminati pasar luar negeri seperti Jepang dan Korea,” tambah Ony.
Baca Juga : Cara Membuat Twibbon Hari Kartini 21 April 2026 di ChatGPT, Mudah dan Praktis untuk Pemula
Gerakan ini mewajibkan seluruh kader untuk memfasilitasi penanaman 10 jenis tanaman pendamping beras, yang meliputi singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, talas, dan hanjali. DPC PDI Perjuangan Tuban menginstruksikan kader untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.
Melalui pemanfaatan kekayaan biodiversitas lokal ini, PDI Perjuangan Tuban berharap dapat mewujudkan kedaulatan pangan tanpa ketergantungan pada impor. Kesadaran akan potensi pangan lokal diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan di tingkat keluarga, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat Tuban.
