Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Luapan Sungai Kembali Menggenangi Permukiman di Mangliawan, Sebelumnya 61 Rumah Terdampak Banjir

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Mar - 2026, 09:20

Placeholder
Kondisi rumah warga saat tergenang banjir luapan di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Senin (2/3/2026) malam. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Banjir luapan terjadi di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (2/3/2026) malam. Pada peristiwa banjir susulan tersebut turut menggenangi sejumlah rumah warga hingga nyaris setinggi lutut orang dewasa.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, banjir luapan yang kembali melanda Desa Mangliawan pada Senin (2/3/2026) malam tersebut dilaporkan pada sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga : Jalan Penghubung Antar Dusun di Ngantang Ambles, Kerugian Ditaksir Rp 80 Juta

"Pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 15.15 WIB terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin khususnya di Desa Mangliawan. Pada akhirnya sekitar pukul 18.30 WIB mengakibatkan aliran Sungai Bangau meluap hingga ke permukiman warga,"' ujar Sadono.

Tim BPBD Kabupaten Malang yang mendapat laporan kemudian diterjunkan untuk melakukan assessment atau kaji cepat ke lokasi kejadian. Tim juga terlah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna menindaklanjuti bencana banjir tersebut.

"Beberapa rumah warga tergenang air, dari hasil pendataan sementara ada lima rumah warga yang terdampak banjir luapan," tuturnya.

Selain BPBD Kabupaten Malang, penanganan banjir juga turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari jajaran Muspika Pakis, Perangkat Desa Mangliawan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, para relawan, hingga masyarakat sekitar.

"Hingga pukul 21.30 WIB kemarin (Senin, 2/3/2026), kondisi di lokasi kejadian masih terjadi hujan dengan intensitas ringan. Meski demikian, air luapan dari Sungai Bangau sudah mulai surut. Jika ada perkembangan akan kami sampaikan pada laporan selanjutnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana banjir juga sempat melanda Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Sabtu (28/2/2026). Pada saat itu total ada 61 rumah warga yang tergenang banjir. Yakni yang tersebar di Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan.

Baca Juga : Pakar UMM: Eskalasi AS–Israel dan Iran Berpotensi Picu Inflasi serta Krisis Energi di Indonesia

Diketahui, sebelum terjadi banjir, hujan deras sempat mengguyur wilayah Kecamatan Pakis. Sehingga mengakibatkan debit air sungai yang ada di perbatasan antara Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan meluap dan menggenang ke permukiman rumah warga.

Dari puluhan rumah warga yang terdampak banjir genangan tersebut, paling banyak tersebar di Desa Mangliawan. Yakni dengan total 54 rumah. Sedangkan tujuh rumah lainnya yang juga turut terdampak banjir genangan berlokasi di Desa Saptorenggo.

Pada Minggu (1/3/2026) sejumlah unsur terkait mulai dari BPBD Kabupaten Malang, para relawan, hingga perangkat desa setempat juga telah mendistribusikan bantuan paket sembako kepada keluarga terdampak banjir. Total bantuan logistik yang telah di distribusikan pada saat itu mencapai 63 paket.


Topik

Peristiwa Banjir mangliawan Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Madura Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa