JATIMTIMES - Banyak siswa mengira semakin banyak sertifikat yang dimiliki, semakin besar peluang lolos SNBP 2026 (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Padahal faktanya tidak sesederhana itu. Dalam jalur masuk PTN ini, yang dilihat bukan sekadar jumlah sertifikat, melainkan kualitas prestasi yang benar-benar menunjukkan keunggulan siswa.
Kesalahan paling sering terjadi adalah mengunggah sertifikat yang sebenarnya tidak memiliki bobot besar dalam penilaian. Supaya tidak salah strategi, penting memahami jenis sertifikat yang benar-benar dinilai dan mana yang hanya dianggap pelengkap saja.
Baca Juga : Gelar Operasi Gabungan, Satlantas Polres Jember Siapkan Mobil Samsat Keliling
Sertifikat yang Benar-Benar Dinilai di SNBP 2026
Sertifikat yang memiliki nilai tinggi di SNBP adalah yang menunjukkan prestasi kompetitif. Artinya ada sistem lomba, ada penilaian, dan ada posisi juara. Dirangkum dari dirangkum dari pedoman pendaftaran SNPMB 2026 oleh kemendikbudristek serta penjelasan resmi dari portal pendaftaran SNPMB yang berlaku untuk SNBP, berikut sertifikat yang benar-benar dinilai di SNBP 2026:
1. Prestasi Akademik Resmi
Kategori ini termasuk yang paling kuat bobotnya karena menunjukkan kemampuan akademik di luar nilai rapor.
Contohnya:
• Olimpiade Sains Nasional (OSN)
• Lomba mata pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi, geografi, dan lainnya
• Kompetisi sains tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga internasional
• Sertifikat dengan keterangan Juara 1, 2, 3 atau medali emas, perak, dan perunggu memiliki nilai paling tinggi.
2. Prestasi Non-Akademik Resmi (Seni & Olahraga)
SNBP tidak hanya menilai akademik. Prestasi di bidang seni dan olahraga juga diperhitungkan jika berasal dari ajang resmi.
Contohnya:
• FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional)
• O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional)
• Kejuaraan olahraga atau seni tingkat daerah hingga internasional
• Prestasi ini menunjukkan bakat dan keunggulan siswa di bidang non-akademik.
3. Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Riset
Bagi siswa yang aktif di bidang penelitian dan kepenulisan, prestasi ini sangat bernilai.
• Juara lomba karya tulis ilmiah (KTI)
• Juara lomba esai ilmiah
• Kompetisi riset pelajar
Jenis prestasi ini mencerminkan kemampuan berpikir kritis, analisis, dan riset.
4. Kompetisi Ekstrakurikuler dan Hobi yang Relevan
Prestasi di luar kelas tetap dihargai selama berbentuk kompetisi resmi.
Contohnya:
• Lomba debat
• Robotik
• Coding atau teknologi
• Cerdas cermat
• Inovasi atau kewirausahaan pelajar
Nilainya akan lebih besar jika relevan dengan jurusan yang dipilih. Misalnya, sertifikat robotik untuk jurusan teknik.
Syarat Sertifikat yang Dinilai
Agar bisa dihitung, sertifikat sebaiknya memuat:
- Nama lomba
- Penyelenggara resmi
- Tingkat kompetisi
- Tahun pelaksanaan
- Posisi juara
Sertifikat yang Kurang Dinilai atau Tidak Dihitung
Berikut jenis sertifikat yang sering disalahpahami sebagai prestasi utama, padahal bobotnya kecil atau tidak dihitung.
• Sertifikat Peserta
Hanya menunjukkan keikutsertaan tanpa juara.
• Webinar, Seminar, dan Workshop
Ini bukti hadir, bukan prestasi kompetitif.
• Sertifikat Organisasi atau Kepanitiaan
OSIS, panitia acara, atau pengurus organisasi itu pengalaman baik, tapi bukan kategori prestasi lomba.
• Sertifikat TOEFL/IELTS
Menunjukkan kemampuan bahasa, tetapi bukan kejuaraan.
• Juara Tingkat Sekolah Saja
Lomba internal sekolah biasanya tidak punya bobot besar.
• Sertifikat Saat SD atau SMP
Umumnya yang dinilai adalah prestasi saat SMA/sederajat.
Tips Supaya Sertifikatmu Punya Nilai Kuat
- Pilih prestasi yang paling tinggi tingkatnya
- Utamakan yang relevan dengan jurusan
- Pastikan sertifikat resmi dan jelas
- Fokus pada kualitas, bukan banyaknya jumlah sertifikat.
Dalam SNBP 2026, prestasi juara di ajang resmi jauh lebih penting daripada puluhan sertifikat keikutsertaan. Panitia seleksi menilai kualitas pencapaian siswa, bukan sekadar partisipasi.
Jadi sebelum mengunggah sertifikat, pastikan itu benar-benar menunjukkan keunggulan kompetitif, relevan dengan jurusan, dan berasal dari ajang yang kredibel. Itulah yang benar-benar bisa memperkuat peluang lolos ke PTN impian.
