JATIMTIMES - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda diduga mencuri helm dan gagal kabur karena terjebak kemacetan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan Sudimoro, Kota Malang, Minggu (8/2/2026) malam, usai konser yang menyedot ribuan penonton.
Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, pemuda berkaos kerah merah tampak duduk di atas sepeda motor matic dengan kepala tertunduk. Beberapa kali pemuda dengan plat AG itu terlihat menutup wajahnya dengan tangan ketika kamera ponsel warga mengarah kepadanya.
Baca Juga : Mohan Hazian Bantah Soal Tuduhan Asusila yang Diduga Dilakukannya
Situasi di lokasi saat itu memang macet total. Jalan Sudimoro dipadati kendaraan akibat bubarnya penonton konser secara bersamaan. Kondisi lalu lintas yang terkunci membuat pemuda yang diduga mengambil helm itu tak bisa bergerak.
Diduga aksinya ketahuan, ia kemudian dikerumuni warga dan pemilik helm. Meski sempat menjadi pusat perhatian massa, tidak terlihat adanya aksi kekerasan. Warga justru melontarkan sindiran, sorakan hingga memviralkan kejadian itu.
"He, koen iku ancene gaeruh wedi. Eruh macet-macet ngene kok nyolong helm. Goblokmu ikulo hei. Goblokmu ilo koyok opo," ungkap perekam video yang berada di depan pria diduga pencuri helm.
Di tengah viralnya video tersebut, lantas muncul dugaan bahwa pemuda dalam video tersebut merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema). Bahkan disebut-sebut sebagai calon presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (Capres BEM). Informasi ini diketahui dari kolom komentar akun Instagram @lambeturah.
Baca Juga : Humanis, Polisi Bagikan Cokelat kepada Pelajar Tertib Lalu Lintas di SMAN 1 Panarukan
Salah satu akun, @robbimauli***, bahkan menyebut nama lengkap Rifqi Hilmi Mubarok yang disebut sebagai mahasiswa Polinema. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai kebenaran klaim tersebut.
Dilansir dari unggahan Instagram @malangrayainfo, pihak Polinema menyebut masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta yang sebenarnya. Jika terbukti ada pelanggaran, maka kampus akan memberikan konsekuensi sesuai aturan yang berlaku, baik secara hukum maupun secara institusional. Hingga berita ini diturunkan, akun Instagram @rifqihil*** yang sempat disebut dalam spekulasi warganet terpantau telah dikunci.
