Cara Mencegah Hepatitis Misterius pada Anak, Perhatikan Gejalanya | Madura TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Cara Mencegah Hepatitis Misterius pada Anak, Perhatikan Gejalanya

May 07, 2022 10:02
Ilustrasi (Foto: Daily Advent)
Ilustrasi (Foto: Daily Advent)

JATIMTIMES - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau agar para orang tua melakukan deteksi dini terhadap penyakit hepatitis misterius yang belakangan ini muncul di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengatakan, deteksi penyakit tersebut harus dilakukan untuk menemukan gejala-gejala hepatitis misterius pada anak.

Baca Juga : 3 Manfaat Konsumsi Bawang Merah, Putih, dan Bawang Bombai untuk Kesehatan, Bisa Cegah Kanker

"Agar mendeteksi secara dini jika menemukan anak-anak dengan gejala-gejala seperti kuning, mual muntah, diare, nyeri perut, penurunan kesadaran kejang, lesu, demam tinggi. Memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat," ujar Piprim.

Lantas bagaimana cara mencegah hepatitis misterius pada anak?  Selain melakukan deteksi dini pada gejala hepatitis, IDAI menyarankan agar orang tua melakukan pencegahan sebagai berikut: 

1. Mencuci tangan

Mencuci tangan dilakukan untuk mencegah penularan kuman atau virus penyebab hepatitis. Sebab, tangan sering jadi 'sarana transportasi' berbagai kuman penyakit. Melalui tangan, kuman bisa berpindah ke mata, hidung, hingga mulut.

2. Minum air bersih dan matang

Menurut WHO, umumnya virus penyebab hepatitis E ditemukan pada air yang terkontaminasi. IDAI lantas menyarankan agar air yang dikonsumsi selalu dalam kondisi bersih dan matang.

Matang di sini berarti air yang sudah dimasak hingga mendidih sehingga kuman dalam air mati dan air aman dikonsumsi.

3. Menggunakan alat makan sendiri-sendiri

Sebaiknya alat makan anak dipisah dari orang dewasa. Virus penyebab hepatitis ternyata bisa menular melalui mulut di mana orang yang terinfeksi lupa mencuci tangan setelah dari toilet lalu makan dengan alat makan orang lain.

4. Memakai masker dan jaga jarak

Baca Juga : Cara Memasak Telur Orak-arik Rebus Tanpa Minyak Goreng

Para ahli sempat curiga jika hepatitis akut ini berkaitan dengan covid-19. Meski belum sepenuhnya terbukti, IDAI mendorong orang tua untuk tetap memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. Selain itu, anak-anak perlu diingatkan untuk tetao mengenakan masker dan jaga jarak.

5. Konsumsi makanan bersih dan matang penuh

Mengutip laman resmi WHO, virus hepatitis A kebanyakan ditularkan melalui mulut saat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus.

Orang yang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi feses dari orang yang terinfeksi bisa tertular hepatitis. Selain mencuci tangan sebelum makan, pastikan makanan yang dikonsumsi dalam kondisi bersih dan matang. 

6. Membuang tinja atau popok sekali pakai pada tempatnya

Tinja atau popok sekali pakai wajib untuk dibuang pada tempatnya. Langkah ini dilakukan demi menjaga agar lingkungan tidak tercemar feses dan urine.  Pasalnya, beberapa virus penyebab hepatitis menular lewat kontak dengan feses dan urine orang yang terinfeksi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Hepatitis misterius Cegah hepatitis misterius perlindungan anak PB Ikatan Dokter Indonesia Ikatan Dokter Anak Indonesia

Berita Lainnya