10 Terduga Teroris Merauke Sudah Baiat ke ISIS, Rencanakan Aksi teror di Polres dan Tempat Ibadah | Madura TIMES

10 Terduga Teroris Merauke Sudah Baiat ke ISIS, Rencanakan Aksi teror di Polres dan Tempat Ibadah

Jun 01, 2021 08:22
Ilustrasi (Foto: Manado Aktual)
Ilustrasi (Foto: Manado Aktual)

INDONESIATIMES - Kepolisian telah menyebut bahwa 10 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Merauke, Papua telah melakukan baiat atau sumpah setia ke Negara Islam Irak-Suriah (ISIS). Diketahui, 10 terduga teroris itu kini sudah ditangkap oleh Densus 88 Polri.

"Yang bersangkutan sudah lakukan sumpah setia atau baiat ke ISIS," ujar Kadivhumas Polri Brigjen Argo Yuwono.

Baca Juga : Selama Penyekatan, 923 Kendaraan Diputar Balik di Exit Tol Malang

Argo juga mengatakan bahwa tim Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri menduga bahwa mereka telah merencanakan aksi teror di gereja. Selain gereja, para terduga teroris juga diduga akan mengebom Polres Merauke. 
Sasaran mereka, kata Argo, yakni untuk menyebarkan ketakutan dengan aksi teror. Dalam hal ini, Argo menjelaskan jika para terduga teroris tersebut tergabung dalam grup di aplikasi pesan singkat WhatsApp atau Telegram yang berbau unsur radikal.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti senapan angin, senjata tajam, peralatan panah, hingga beberapa cairan yang belum dapat diidentifikasi. Ada pula peralatan lain bermuatan unsur bahan kimia yang ditemukan penyidik saat penggeledahan.

"10 orang itu kalau dilihat dari nama-namanya dari Jawa dan dari Sulawesi yang sudah lama tingal lama di Merauke," tambahnya.

Sementara, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membeberkan bahwa para terduga teroris itu berkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Para terduga teroris tersebut diduga memiliki kaitan dengan kasus bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, pada awal Januari lalu.

Baca Juga : Tragedi Kecelakaan Pikap 8 Orang Tewas di Jalur Bromo, Sopir Ditetapkan Jadi Tersangka

Lebih lanjut, Fakhiri mengatakan para terduga teroris ini memang sering berkunjung ke Makassar. Bahkan ada di antara mereka yang terkait dengan kasus bom bunuh diri.

10 teroris yang diamankan yaitu berinisial AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK. Di antara 10 orang yang ditangkap ada pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan).

Topik
terduga teroris aksi teror papua terorisme

Berita Lainnya