Pro Kontra Jokowi-Prabowo Jadi Saksi Nikah Atta dan Aurel | Madura TIMES

Pro Kontra Jokowi-Prabowo Jadi Saksi Nikah Atta dan Aurel

Apr 05, 2021 13:21
Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Rakyat Merdeka)
Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Rakyat Merdeka)

INDONESIATIMES- Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah rupanya menimbulkan kontroversi. 

Beberapa pihak menilai jika langkah Jokowi dan Prabowo itu kurang tepat.  

Baca Juga : Polda Jatim Diminta Tak Melempem Tangani Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis Tempo

Beberapa public figure hingga tokoh politik memberikan tanggapan mereka soal hal tersebut. Terlebih setelah foto-foto pernikahan Atta dan Aurel diposting di media sosial milik pemerintah.  

Salah satu yang menanggapi hal itu adalah penyanyi Fiersa Besari. Bahkan, kicauannya sampai disambut dengan komentar dari eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti.  

"Banyak paradoks di negeri ini. Mudik dilarang, tapi destinasi wisata buka serempak. Penutupan jalan raya, tapi malah macet di sana-sini. Izin resepsi masyarakat dipersulit, tapi pernikahan seleb dihadiri langsung oleh pemimpin negara. 

Ah, tapi saya tahu apa. Cuma rakyat jelata," cuit Fiersa Besari.

Image
Foto: twitter

Melihat cuitan itu, Susi meresponnya dengan emoji sedih dan memberikan ciuman. Fiersa pun lantas menyapa kembali Susi.  

"Ehehe. Hai Bu," sapa Fiersa Besari.

"Hi.. sad to read your tweet," balas Susi Pudjiastuti.

Selain itu komentar juga datang dari dr Tirta. Namun, dr Tirta melihat masalah itu dari 2 sisi positif dan negatif.  

Sebelumnya ia bahkan mengucapkan selamat kepada Atta dan Aurel. 

"Pertama nih, pertama, soal protokol itu sudah ada CHSE, loh kok beda-beda dirazia? Nah, setahu saya nih di bulan Januari dan Februari kan PSBB sudah diperlonggar asalkan sesuai dengan peraturan CHSE yang di-post Parekraf," kata dr. Tirta melalui video yang diunggah di akun Instagramnya.  

Ia juga menceritakan soal pegawainya yang menikah, serta dirinya yang baru saja menggelar acara bersama Deddy Corbuzier tak dipersulit asal semua sesuai dengan protokol kesehatan.

Kendati demikian, dr. Tirta hanya menyayangkan akun @KemensetnegRI mengunggah beberapa foto dan caption soal kehadiran Jokowi di acara pernikahan tersebut. 

Ia menilai, unggahan tersebut seolah-olah memperlihatkan pernikahan itu adalah acara kenegaraan.

"Yang jadi masalah adalah kenapa Kemensetneg meng-update itu, seolah-olah itu agenda resmi," kata dr. Tirta.

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 5 April 2021: Mama Rosa Ingin Al dan Andin Pulang

"Harusnya Kemensetneg tidak perlu meng-update itu karena kasihan Atta-nya malah keseret seolah-olah itu agenda negara. Harusnya ini menjadi pelajaran buat juru Setneg agar kedepannya lebih berhati-hati memilih yang di-update itu apa," lanjutnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh komikus dan sutradara Ernest Prakasa. Ia mempertanyakan apa hubungan pernikahan Atta dan Aurel dengan kenegaraan hingga harus diposting di media sosial milik pemerintah.

"Apa urusannya sama Negara, woy," ujar Ernest melalui akun Twitternya.

Kritikan juga datang dari Ketua DPP PKS Mardani Ali. Ia tak menyalahkan Jokowi dan Prabowo yang menjadi saksi, karena hal itu justru merupakan ibadah dan sakral.  

Namun, yang menjadi masalah menurut Mardani ialah foto-foto pernikahan Atta dan Aurel yang diunggah di media sosial milik Sekretariat Negara. 

"Wajar jika ada respons negatif dari postingan itu karena publik menilai itu bukan urusan pemerintahan apalagi kenegaraan," ucapnya.

"Sebagian menilai terlalu berlebihan 2 tokoh menyisihkan waktu untuk acara privat. Kalau saya berpendapat, ya memang itu kualitas kepemimpinan kita saat ini," lanjutnya.

Pendapat berbeda di sampaikan oleh Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB, Luqman Hakim.  

Menurutnya, unggahan foto pernikahan Atta dan Aurel di akun pemerintahan itu merupakan hal wajar.  

"Mengenai postingan kegiatan kehadiran Pak Jokowi dan Pak Prabowo pada pernikahan Aurel dan Atta dalam akun resmi media sosial milik Kemensetneg, tidak perlu menjadi polemik serius dan berkepanjangan. Meributkan postingan akun media sosial Kemensetneg atas kegiatan Pak Jokowi menghadiri pernikahan Aurel dan Atta, tidak ada gunanya," kata Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB, Luqman Hakim, dalam keterangannya, Senin (5/4/2021).

Bahkan, ia menganggap unggahan itu sebagai pertanda baik bagi masyarakat. Selain itu, unggahan tersebut sebagai upaya Kemensetneg untuk mengampanyekan pernikahan yang baik.

 

Topik
jokowi prabowo Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel polemik kunjungan presiden fiersa Besari Kemensetneg

Berita Lainnya