Viral Masker Medis Palsu Beredar di Masyarakat, Kenali Ciri Yang Asli vs Abal-Abal | Madura TIMES

Viral Masker Medis Palsu Beredar di Masyarakat, Kenali Ciri Yang Asli vs Abal-Abal

Apr 05, 2021 09:07
Masker (Foto:  KlikDokter)
Masker (Foto: KlikDokter)

INDONESIATIMES - Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya masker medis palsu. Masker medis palsu itu banyak dijual secara offline maupun online.  

Masyarakat pun harus lebih hati-hati jika akan membeli masker medis. Lantas, bagaimana cara mengenali masker medis tersebut asli atau abal-abal?  

Baca Juga : Diduga Depresi, Pria di Blitar Bunuh Diri Terjun ke Dalam Sumur

Dilansir melalui wawancara CNN Indonesia, Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes Arianti Anaya menjelaskan cara mengenali masker medis  asli atau tidak. "Menghindari kesalahan pemilihan masker medis, maka tenaga kesehatan dan masyarakat agar membeli masker medis yang sudah memiliki izin edar alat kesehatan dari Kemenkes. Dan izin edar ini juga bisa diakses melalui infoalkes.kemkes.go.id," ujar Ariani.  

Dikatakan,  setiap masker medis  yang beredar memiliki izin edan dari Kemenkes untuk memastikan masker medis  itu mampu mencegah masuknya virus dan bakteri. Sebaliknya, menggunakan masker medis  palsu akan meningkatkan kerentanan penularan covid-19.  

Ariani juga mengatakan terdapat beberapa persyaratan untuk mendapatkan izin masker medis. Di antaranya yakni harus memenuhi syarat mutu, keamanan, dan manfaat.  

Dilansir melalui laman Kemenkes, terdapat dua jenis masker medis. Yakni bedah dan respirator. Masker bedah diketahui berbahan material seperti non woven spunbond, meltblown, spunbond (SMS) dan spunbond, meltblown, meltblown, spunbond (SMMS). Masker ini digunakan sekali pakai dengan tiga lapisan.  

Sementara masker respirator atau yang disebut N95 atau KN95 menggunakan apisan lebih tebal berupa polypropylene, lapisan tengah berupa elektrete atau charge polypropylene. "Masker medis harus mempunyai efisiensi penyaringan bakteri minimal 95 persen," tutur Arianti.

Cara paling mudah untuk membedakan masker asli atau palsu adalah dengan cara mengecek izin edar Kemenkes. "Masker non-medis tidak memiliki izin edar dari Kemenkes karena tidak memenuhi standar uji sebagai alat kesehatan. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahan pemilihan masker medis, maka masyarakat diharapkan membeli masker medis yang sudah memiliki izin edar," katanya.

Nah, jika masker medis  asli, maka izin edar akan tercantum pada kemasan dan ditemukan di infoalkes.kemkes.go.id.

Selain itu terdapat pula tiga cara lain untuk mengenali masker itu asli atau palsu, yakni sebagai berikut: 

1. Tes visual

Baca Juga : Gempar dan Kompas: Kades Selok Anyar Memihak PT LUIS Terkait Penutupan Akses Jalan Pantai Cemoro Sewu

Saat mengklaim bahwa masker medis tersebut adalah masker tiga lapis, secara logika masker harus punya tiga lapisan.

Buka atau robek salah satu masker dan seharusnya terlihat tiga lapisan. Masker tiga lapisan biasanya terdiri dari kepingan translucent (atas), lapisan putih (tengah), dan kepingan berwarna (hijau, biru, atau bahkan putih).

2. Uji air

Lapisan luarnya didesain tahan air. Cara mengeceknya yakni lipat masker sehingga bagian luarnya membentuk corong. Lalu tuangkan air ke dalamnya. Jika  asli, masker akan menahan air.

3. Uji bakar

Sekalipun ada tiga lapis masker, pastikan lapisan tengahnya adalah masker, bukan kertas. Oleh sebab itu, jika masker dibakar dengan api, filter tersebut seharusnya tidak terbakar.

Topik
Masker Medis Masker medis asli Masker medis palsu Kemenkes RI

Berita Lainnya