Permohonan Sidang Offline Dikabulkan, Habib Rizieq: Saya Harus All Out Membela Diri | Madura TIMES

Permohonan Sidang Offline Dikabulkan, Habib Rizieq: Saya Harus All Out Membela Diri

Mar 24, 2021 07:52
Habib Rizieq (Foto:  YouTube PN Jaktim)
Habib Rizieq (Foto: YouTube PN Jaktim)

INDONESIATIMES- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya mengabulkan permohonan Habib Rizieq agar sidang kasusnya digelar secara offline atau langsung di ruang sidang. Keputusan itu disampaikan dalam sidang lanjutan dengan agenda nota keberatan atau eksepsi pada Selasa (23/3/2021).

"Menetapkan, mengabulkan permohonan pemohon dan mencabut tentang penetapan sidang secara online. Memerintahkan penuntut umum hadirkan dalam persidangan pada setiap hari," ujar Ketua Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.  

Baca Juga : Ramai Isu Astrazeneca Mengandung Unsur Babi, Habib Rizieq Diusulkan Jadi Duta Vaksin Covid-19

Di sisi lain, majelis hakim memerintahkan jaksa penuntut umum agar salinan ini segera disampaikan kepada terdakwa, penasihat hukum dan rumah tahanan negara. Hakim juga mengingatkan agar semua mematuhi apa yang sudah ditetapkan untuk sidang digelar secara offline, termasuk dengan protokol kesehatan. 

"Apabila pemohon melanggar, maka penetapan ini ditinjau kembali," ujarnya.

Sementara untuk jumlah jaksa dan penasehat hukum, hakim mengatakan, batas maksimal di dalam ruangan yakni hanya 7 orang. Teknisnya, bisa bergantian nanti saat persidangan.

Sidang lanjutan Habib Rizieq nantinya akan digelar pada Jumat (26/3/2021) pukul 9.30 WIB secara offline. Di sidang itu juga Habib Rizieq menyampaikan alasan mengapa ia keukeuh meminta sidang kasusnya digelar secara offline.  

“Eksepsi saya memang tidak tebal, tapi saya tetap ingin membacakannya di dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Jadi saya hanya ingin membacakan pada sidang offline,” jelas Habib Rizieq dalam persidangan virtual, Selasa (23/3/2021).

Baca Juga : Dilaporkan Rusak Pohon Kemboja Pemakaman, Warga: yang Jual Perangkat Desa

Rizieq lantas melanjutkan, dirinya bukan hanya menjalani 1 perkara dalam persidangan saja. Sehingga ia harus total untuk membela diri.

“Ada pasal yang ancamannya 6 tahun penjara. Ada pasal yang ancamannya 10 tahun penjara. Artinya, bagi saya ini masalah yang sangat serius, sehingga saya harus all out dan harus supermaksimal dalam membela diri,” lanjutnya.

“Karena itu saya mau berhadapan langsung dengan jaksa penuntut umum, kelak nanti saksi-saksi yang memberatkan, baik saksi fakta maupun saksi ahli, sehingga saya bisa langsung berhadapan dengan mereka untuk pembelaan diri,” tambah Rizieq.

Topik
Habib Rizieq Shihab Sidang Habib Rizieq pengadilan negeri jaktim sidang offline

Berita Lainnya