Sertijab, Gubernur Khofifah Minta Bupati Fauzi Turunkan Angka Kemiskinan di Sumenep | Madura TIMES

Sertijab, Gubernur Khofifah Minta Bupati Fauzi Turunkan Angka Kemiskinan di Sumenep

Mar 07, 2021 17:30
Prosesi penandatanganan serah terima jabatan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan disaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Pendapa Keraton Sumenep (Foto: Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)
Prosesi penandatanganan serah terima jabatan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan disaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Pendapa Keraton Sumenep (Foto: Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)

SUMENEPTIMES - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, meminta Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk menekan angka kemiskinan. Hal ini disampaikan saat acara serah terima jabatan (Sertijab) di Pendapa Sumenep, Minggu (7/3/2021).

Menurut Khofifah, angka kemiskinan di Sumenep menduduki peringkat nomor tiga tertinggi di Jatim. Pada tahun 2020, angka kemiskinan di Kota Keris mencapai 20,18% pada 2020. Angka tersebut meningkat dari tahun 2019 yang hanya dikisaran 19%.

Baca Juga : Prasasti Sangguran Simpan Kutukan? Pembawa hingga Keturunannya Dirundung Apes

"Kemiskinan ini meningkat akibat pandemi Covid-19. Ini tidak hanya terjadi di Sumenep saja, namun juga di semua daerah lainnya juga meningkat," ujar Khofifah saat sambutan di Pendapa Keraton Sumenep.

Untuk mengentaskan kemiskinan ini, lanjutnya, ada tiga komoditas yang harus menjadi penopang perekonomian di Sumenep. Tiga hal itu adalah, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Sebab, lanjut Khofifah, kontribusi ketiga komoditas tersebut menembus angka 39,93 persen, atau tumbuh 0,78 persen. Sementara, untuk sektor lain seperti pertambangan dan penggalian memberikan kontribusi sebesar 15.66 persen atau tumbuh 0,60 persen.

"Perdagangan besar dan eceran, reparasi motor dan mobil berkontribusi 12.20 persen, dan terkontraksi 7,56 persen," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat ditemui setelah acara sertijab mengatakan, sudah melakukan koordinasi dan konsolidasi pada semua jajaran untuk menjadikan Kabupaten Sumenep lebih baik.

"Sejak dilantik menjadi Bupati Sumenep pada tanggal 26 Februari 2001 lalu, saya terus melakukan koordinasi dan konsolidasi. Agar ada peningkatan harkat dan derajat kemakmuran masyarakat di Kabupaten Sumenep," ucapnya.

Baca Juga : Terpincut Kecantikannya, Prasasti Sangguran Jadi Persembahan dan Dibawa ke Skotlandia

 

Ketua DPC PDI Perjuangan itu juga menegaskan, jika dalam kepemimpinannya ini dirinya akan menekankan pada pembangunan kualitas sumber daya manusia berdaya saing di bidang pendidikan, kesehatan, dan Ketenagakerjaan.

Fauzi juga berjanji untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan, dari hulu ke hilir, seiring dengan perkembangan ekonomi nasional. Maka, katanya, kalangan muda harus diberi ruang kreativitas dan akses yang cukup prospektif wirausaha.

"Memberi kesempatan bagi anak muda untuk membangun kreativitas, yang dijadikan modal untuk memiliki jiwa entrepreneurship sehingga siap menghadapi gelombang ekonomi global secara digital," pungkasnya. 

Topik
Gubernur Jatim bupati sumenep angka kemiskinan sumenep berita kabupaten sumenep

Berita Lainnya