Antara SBY dan AHY, Siapa di Balik Pengungkapan Kudeta Partai Demokrat? | Madura TIMES

Antara SBY dan AHY, Siapa di Balik Pengungkapan Kudeta Partai Demokrat?

Feb 11, 2021 08:45
Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) dan Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Liputan6.com)
Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) dan Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Liputan6.com)

INDONESIATIMES - Isu kudeta di Partai Demokrat masih menjadi bola panas  di jagat perpolitikan tanah air. Nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kini ada di antara dua tokoh di balik pengungkapan siasat kudeta ini.

Sebelumnya, isu kudeta ini disampaikan langsung oleh AHY. Ketua umum (ketum) Partai Demokrat itu menyebut  ada lima sosok di balik upaya kudeta ini.   Salah satunya, pihak Demokrat menyebut Kepala Kantor Sekretariat Presiden (KSP) Moeldoko yang diduga berada di balik agenda kudeta tersebut.

Baca Juga : Gelap Mata, Perempuan Cantik Curi Kamera Milik Sahabatnya Sendiri

Terkait hal ini, SBY sempat mengingatkan para pengusaha politik.  Ia berkata 'the good', 'the bad', dan 'the ugly'.

 Langkah SBY ini lantas menjadi spekulasi. Menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari, ada SBY nantinya di balik pengungkapan isu kudeta Partai Demokrat. 

"King maker-nya atau sutradaranya  SBY. Maksud dan tujuannya tentunya untuk pertama mungkin menghentikan gerakan-gerakan di dalam maupun gerakan-gerakan dari luar yang dalam hal ini adalah Pak Moeldoko. Dengan asumsi bahwa jika ini disampaikan ke publik lalu AHY kirim surat ke Jokowi, Jokowi akan menghentikan Moeldoko," kata Qodari.  

Selanjutnya tujuan lain yakni untuk meningkatkan elektoral Partai Demokrat yang mulai meredup. Empasan isu kudeta ini membuat Partai Demokrat seolah dizalimi ehingga diharapkan bisa mengangkat citra Demokrat maupun AHY sebagai ketum.  

"Yang kedua sebagai strategi elektoral, baik bagi AHY sendiri maupun Partai Demokrat. Bagi AHY, dengan cara ini, maka mengalami lonjakan pemberitaan dan diharapkan meningkatkan simpati dukungan karena dizalimi oleh penguasa," papar Qodari.

Selanjutnya, keuntungan politik yang diharapkan yakni memberi kesan Partai Demokrat berkonfrontasi dengan Jokowi dan pemerintah. Bahkan melebar kepada partai lain seperti PDIP, NasDem, PKB, hingga Hanura.

Namun, analisis Qodari langsung ditepis oleh elite partai berlambang  Mercy itu. Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menegaskan sosok AHY tidak bisa diremehkan.

Baca Juga : Polda Jatim Tangkap Pelaku Penyelundup Kendaraan Bodong ke Luar Negeri

"Isu kudeta terbongkar karena kesetiaan atau loyalitas para kader. Mereka yang melapor kepada AHY. AHY mengambil keputusan cepat dan terukur," kata dia.

Andi lantas menegaskan SBY tak ikut campur dalam hal ini. "SBY tidak ikut campur terlalu dalam soal kebijakan AHY mengatasi dengan cepat penumpasan kudeta. SBY sibuk dengan persiapan Proliga voli ball," cetusnya.  

Andi juga menampik pengungkapan isu kudeta adalah manuver untuk mendapat manfaat politik, baik popularitas maupun elektabilitas. Ia menyampaikan AHY memiliki kemampuan manajemen krisis yang baik sehingga isu kudeta bisa ditumpasnya dengan cepat.

 

Topik
Partai Demokrat kudeta demokrat M Qodari Agus Harymurti Yudhoyono Susilo Bambang Yudhoyono

Berita Lainnya