Truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar sekolah dasar. (Foto : Istimewa)
Truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar sekolah dasar. (Foto : Istimewa)

Kejadian nahas menimpa Abimayu, warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Bocah yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu meninggal sesaat setelah terlindas truk pengangkut pasir, Selasa (29/9/2020).

"Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sesaat setelah insiden kecelakaan terjadi. Penyebab kematian korban disebabkan luka parah di bagian kepala," terang Kanit Laka Lantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto, Selasa (29/9/2020) sore.

Baca Juga : Kecelakaan Tunggal, Remaja dari Desa Gadungan Blitar Kehilangan Nyawa

Agus menjelaskan, kronologi kecelakaan maut itu terjadi pada Selasa (29/9/2020) pagi. Tepatnya sekitar pukul 06.45 WIB. 

Saat itu truk nopol N-8980-UA yang dikemudikan Eko Wahyudi, warga Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, melintas dari arah utara dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di kilometer 03 - 04 arah Pakisaji menuju Sutojayan, dari arah berlawanan atau  selatan, Abimayu sedang mengayuh sepeda angin miliknya.

"Saat mengayuh sepeda, korban sedang melintas di tepi jalan sebelah timur. Dari keterangan para saksi, sebelum terjadi kecelakaan, sepeda yang dikendarai korban sempat oleng hingga akhirnya terjatuh ke aspal jalan," terang Agus.

Lantaran jarak yang terlalu dekat, pengemudi truk berusia 37 tahun itu tidak bisa menguasai laju kendaraannya. Hingga akhirnya, truk pengangkut pasir itu melindas sepeda dan tubuh korban. "Korban meninggal di tempat kejadian akibat mengalami luka parah di bagian kepala setelah terlindas roda truk," sambung Agus.

Di sisi lain, warga serta pengguna jalan yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya menyelamatkan bocah 8 tahun tersebut. Namun lantaran kondisi korban yang terlihat tewas secara mengenaskan, warga akhirnya berinisiatif melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Baca Juga : Kabupaten Malang Berpotensi Diterjang Tsunami, Begini Penjelasan BMKG dan BPBD

Mendapat laporan, petugas Laka Lantas Polres Malang langsung bergegas meluncur ke lokasi kejadian. "Jenazah korban kami bawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang) guna kepentingan penyidikan," ungkap Agus.

Selain membawa korban ke rumah sakit, lanjut Agus, polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan maut tersebut sebagai barang bukti. "Kasusnya masih dalam penyidikan. Kami masih mendalami hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi mata di lokasi kejadian," pungkasnya.