Kesepakatan Galian C Ilegal Belum Maksimal, PMII Akan Temui Bupati Lagi | Madura TIMES

Kesepakatan Galian C Ilegal Belum Maksimal, PMII Akan Temui Bupati Lagi

Aug 21, 2020 18:53
Penutupan Galian C ilegal terus dikawal PMII Pamekasan. (Foto/Fahrurrosyi)
Penutupan Galian C ilegal terus dikawal PMII Pamekasan. (Foto/Fahrurrosyi)

Persoalan Galian C yang terjadi di Pamekasan masih belum selesai. Meski beberapa waktu lalu pertemuan yang di lakukan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan dengan bupati sempat lahirkan 4 kesepakatan, namun sayang persoalan tersebut tak kunjung selesai.

Ketua Cabang PMII Lutfi mengatakan, bahwa pihaknya masih akan bertemu kembali dengan pemerintah. Ia juga mengaku sempat menerima undangan dari DPR dan bupati. Namun terpaksa harus dijadwal ulang karena ada kegiatan internal di PC PMII Pamekasan.

Baca Juga : Perihal Plengsengan Ambrol Sungai Molek, Bupati Sebut Telah Kirim Surat ke Provinsi

"Kami diundang bupati dan DPRD untuk bicara solusi namun kami pending karena kami masih ada kegiatan internal PMII," ungkapnya, Jumat (21/8/2020).

Meski diakui sulitnya penutupan tambang ilegal yang di kawal PMII itu, namun pihaknya mengatakan sudah ada beberapa pengusaha yang mulai mengurus legalitas usahanya itu.

"Kurang lebih sudah ada 96 pengusaha yang mulai mengurus legalitas," imbuhnya.

Dalam pertemuan yang akan dilakukan dengan bupati dan wakil rakyat itu, PC PMII mengaku sudah memilki tawaran solusi terhadap persoalan yang dianggap merusak lingkungan itu. Mulai dari tawaran penutupan galian C ilegal dan mekanisme perizinan.

Baca Juga : Pesan DLH Kota Malang: Jangan Buang Sampah Sore atau Malam

"Semoga persoalan galian C ilegal ini segera selesai dan tidak ada satupun masyarakat yang dirugikan," harapnya.

 

Topik
Berita Pamekasan tambang Galian C Ilegal PMII DPRD Pamekasan Bupati Pamekasan

Berita Lainnya