Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S saat ditemui diruang kerjanya. (Foto: Syaiful Ramadhani / Sumenep Jatim Times)
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S saat ditemui diruang kerjanya. (Foto: Syaiful Ramadhani / Sumenep Jatim Times)

Maraknya balap liar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) rupanya tak hanya mengganggu ketertiban dan keselamatan, namun juga membuat masyarakat geram.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun media ini, belakangan ada warga Sumenep yang melakukan aduan atau laporan perihal maraknya balap liar melalui call center Polda Jatim.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Angka Kriminalitas Kabupaten Malang Menurun

"Informasi itu, nanti saya kroscek dulu ya," ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (3/8/2020) saat menanggapi soal informasi adanya aduan warga ke Polda Jatim tersebut.

Menurutnya, warga yang geram dengan kegiatan tersebut sah-sah saja melakukan aduan atau laporan ke pihak kepolisian. Namun tetap dianjurkan sesuai prosedur yang ada.

"Tapi kami mengharapkan ke (Polsek/Polres) terdekat saja, jika langsung seperti Polda, maka otomatis akan dilimpahkan lagi ke daerah," jelasnya.

Sejauh ini, tambah Widi, instansinya sudah melaksanakan giat patroli rutin. Tidak hanya sore hari, tapi juga dini hari dan pagi hari, untuk meminimalisir adanya balap liar.

"Selama ini masalah balapan liar sudah kita lakukan penindakan. Giat operasi dan penindakan itu rutin dilakukan oleh Satlantas dan Satsabhara Polres Sumenep," imbuhnya.

Baca Juga : Satlantas Polres Malang Berhasil Amankan 5 Sepeda Motor dan 50 STNK

Widi juga mengakui, jika baru-baru ini pihaknya telah melakukan penindakan pelaku balap liar yang banyak meresahkan masyarakat, khususnya warga kecamatan Kota dan Kecamatan Batuan, Sumenep.

"Sudah kita amankan beberapa hari lalu beserta bukti kendaraannya, yang bersangkutan juga akan mengikuti sidang tindak pidana ringan (tipiring)," tukasnya.