Terduga korban saat diminta membungkus dirinya dengan kain jarik. (Foto: Twitter @m_fikris)
Terduga korban saat diminta membungkus dirinya dengan kain jarik. (Foto: Twitter @m_fikris)

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) telah berupaya menghubungi terduga pelaku pelecehan seksual mahasiswanya, Gilang. Termasuk juga menghubungi keluarganya.

Setelah mencoba mengontak Gilang sejak Kamis pagi dan berusaha menelepon berkali-kali, hasilnya masih nihil. Meski demikian, keluarga Gilang berhasil dihubungi. Dalam waktu dekat, pihak Unair dan keluarga Gilang akan tabayun.

Baca Juga : Warga Keluhkan Kendala Pembelajaran Daring, Pemkot Malang Siapkan Solusi Ini

"Dalam waktu dekat kami akan tabayun dulu. Konfirmasi dan mendengar kesaksian keluarga dan sedapat mungkin juga dari yang bersangkutan, untuk mendapatkan informasi yang berimbang," ujar Wakil Dekan 1 FIB Unair, Puji Karyanto SS MHum.

FIB mengedepankan asas praduga tak bersalah. Namun di saat yang sama juga terus mengupayakan pencarian data dan perlindungan terhadap terduga korban. Puji menjabarkan, sebagai lembaga pendidikan FIB Unair akan menangani polemik ini sesuai dengan domainnya.

"Untuk tingkat fakultas, tentu menjadi tugas komisi etik untuk membuat pertimbangan sanksi etik jika pelanggarannya adalah pelanggaran etik, misalnya pelanggaran pedoman perilaku kehidupan kampus. Jika pelanggarannya masuk kategori pidana tentu menjadi tugas aparat penegak hukum untuk menanganinya. Jadi kami akan menangani yang menjadi domain kami, sementara penegak hukum akan menangani yang menjadi domain penegak hukum," bebernya.

Dalam edaran sebelumnya disampaikan bahwa korban atau para pihak yang pernah mendapat perlakuan serupa dari pelaku bisa segera melapor ke hotline/email resmi Fakultas Ilmu Budaya dan/atau HELP CENTER Universitas Airlangga (081615507016, [email protected]) dan jika merasa perlu dipersilakan mengambil tindakan hukum.

Nah, dikatakan Puji, saat ini sudah ada beberapa laporan dari terduga korban yang teridentifikasi dan sedang dalam tahap pendalaman. Adapun terkait perkembangan di media sosial yang menyebutkan informasi terkait beberapa pihak yang diduga pernah menjadi korban, FIB Unair siap menyediakan layanan konseling.

Baca Juga : Sistem Pendidikan Dinilai Amburadul, BEM Muhammadiyah Tuntut Mendikbud

"Bagi terduga korban yang membutuhkan bantuan konseling, FIB Unair akan segera melayani. Kami telah berkoordinasi dengan Help Center Unair dan Unit Pelayanan Psikologi Unair," tandasnya.

Sebagai informasi, nama Gilang menjadi pembahasan panas netizen akhir-akhir ini. Hal ini berawal dari utas viral akun Twitter @m_fikris, yang bercerita bahwa Gilang memintanya untuk membungkus diri serupa pocong menggunakan kain jarik. 

Lalu, Gilang memintanya mengirimkan foto serta video saat dirinya terbungkus seperti pocong dengan kain jarik tersebut. Gilang berkedok tengah menyelesaikan riset penulisan ilmiah. Setelah thread tersebut viral, banyak orang yang juga speak up dan mengungkap pernah menjadi korban pelecehan seksual Gilang dengan modus serupa.