Penambahan Covid-19 Kota Surabaya Lewati Tingkat Provinsi Jabar dan Jateng | Madura TIMES

Penambahan Covid-19 Kota Surabaya Lewati Tingkat Provinsi Jabar dan Jateng

May 04, 2020 10:34
Grafik kenaikan Covid-19
Grafik kenaikan Covid-19

Kota Surabaya menjadi sorotan terkait kasus Covid-19 di Jatim. 

Karena hingga saat ini, jumlah kasus di Kota Pahlawan menduduki peringkat pertama dibandingkan daerah lainnya.

Tercatat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Surabaya sudah mencapai 554 kasus. 

Penambahan terbanyak baru-baru ini adalah dari cluster pabrik PT Sampoerna yang diduga terlambat ditangani oleh Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya. 

Hal itu sebagaimana disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebelumnya.

Terbaru, penambahan jumlah pasien Covid-19 pada Minggu (3/5) naik secara signifikan di Surabaya dengan adanya 59 kasus baru. 

Jumlah itu sangat besar dibandingkan dengan penambahan jumlah kasus baru bahkan di tingkat provinsi sekalipun. 

Misalnya seperti Jawa Barat yang hanya tambah 10 kasus baru dan Jawa Tengah yang hanya 9 kasus baru.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menyampaikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Minggu (3/5/2020) malam. 

Dia menyampaikan hingga 3 Mei 2020 pukul 20.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 19.910 orang, 3.319 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 1.114 orang.

Dari angka tersebut, Surabaya bertambah 59 kasus baru menjadi 554, Sidoarjo bertambah 8 kasus baru menjadi 119 dan Gresik bertambah 2 kasus baru menjadi 32.

“Hari ini ada tambahan 77 kasus baru di Jatim. Total ada 1.114 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 6 menjadi 177 orang dan meninggal bertambah 5 menjadi 117 orang,” ujarnya.

Dengan bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Jatim, khususnya di Kota Surabaya ini Pemprov Jatim telah menyiapkan rumah sakit (RS) darurat Covid-19, di Puslitbang Humaniora Surabaya. 

Selain itu, pemprov juga mengajukan pendirian RS darurat dan dalam waktu sehari pengajuan RS tersebut telah disetujui oleh Kementrian Kesehatan.

“Dengan adanya tambahan RS darurat Puslitbang Humaniora ini, serta dukungan RS infeksi Universitas Airlangga Surabaya, semoga bisa menambah signifikansi kapasitas untuk merawat pasien Covid-19 di Jatim,” terang Emil kembali.

Emil menjelaskan, RS darurat Puslitbang Humaniora ini memiliki kapasitas 100 hingga 200 bed yang bisa digunakan untuk ruang isolasi ringan sampai sedang. Terlebih, gedung Puslitbang Humaniora tersebut juga sangat besar sehingga jika dikembangkan terus akan bisa menampung hingga 500 bed.

Senada, Ketua Tim Rumpun Kuratif Satgas Covid-19 dr. Joni Wahyuhadi menjelaskan, bahwa jumlah pasien Covid-19 di RS rujukan di Jatim sudah sangat overload. 

Karenanya, Gubernur Jatim dan Forkopimda Jatim terus menyiapkan tambahan bed baru salah satunya dengan mendirikan RS Darurat Covid-19.

“Alhamdulilah hari ini Menkes sudah mengijinkan gedung Puslitbang Humaniora untuk dipakai sebagai RS darurat,” terang dr. Joni yang juga merupakan Dirut RSUD Dr. Soetomo.

Joni menjelaskan, pihaknya juga telah mengecek kondisi dan lokasi gedung yang berada di Jalan Indrapura Surabaya tersebut. 

Saat ini, juga tengah dilakukan pembenahan termasuk pemasangan AC dan penambahan sistem drainase.

Sebelumnya atas adanya kritik dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil sikap reaksioner. 

Dengan membantah adanya keterlambatan informasi maupun penanganan Covid-19 yang terjadi di lingkungan karyawan PT HM Sampoerna Tbk, Rungkut Surabaya.

“Bahwa pemerintah kota tidak pernah terlambat. Ibu Gubenur (Jawa Timur) tidak benar. Awal mulanya pada tanggal 2 April yang bersangkutan itu sakit dan berobat ke klinik perusahaan. Pada 9 April 2020 pasien dirujuk di rumah sakit dan tanggal 13 April pasien melakukan pemeriksaan tes swab di rumah sakit yang berbeda,” kata Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser.

Topik
surabaya Berita Surabaya Berita Hari Ini covid19 di surabaya update covid19 di surabaya total mencapai 554 kasus Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya Gubernur Khofifah Forkopimda Jatim

Berita Lainnya