Stafsus Jokowi Ramai Dikecam, Sandiaga Uno: Niatnya Baik Untuk Bantu Pemerintah | Madura TIMES

Stafsus Jokowi Ramai Dikecam, Sandiaga Uno: Niatnya Baik Untuk Bantu Pemerintah

Apr 19, 2020 16:34
Sandiaga Uno (Foto:  Market Bisnis)
Sandiaga Uno (Foto: Market Bisnis)

Politisi Sandiaga Uno rupanya iku menanggapi surat staf khusu Joko Widodo (Jokowi) yang sempat viral di media sosial (medsos). 

Diketahui, beberapa hari yang lalu beredar surat dari stafsus Jokowi yang ditujukan kepada seluruh camat di Indonesia guna membantu penanganan Covid-19. 

Hal itu dinilai Sandiaga Uno merupakan hal baik stafsus milenial Jokowi, Andi Taufan untuk membantu pemerintah menangani penularan virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia saat ini. 

Dalam suratnya, Andi Taufan diduga melibatkan perusahaan pribadinya yakni PT Amartha Mikro Fintek. 

Dilansir melalui tayangan Kompas Tv, Sandiaga Uno meyakini jika niat dari Andi Taufan baik. Ia juga mengatakan jika stafsus milenial Jokowi merupakan pengusaha-pengusaha sukses di bidangnya. 

"Saya yakin niatnya itu mungkin baik. Dan staf-staf milenial ini adalah para pengusaha-pengusaha yang sukses di bidangnya, start up, dan memiliki kinerja yang luar biasa membangun unicorn-nya," ujar Sandi.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengingatkan masyarakat agar menaruh kepercayaan tinggi kepada para stafsus. 

"Tapi memang ada standar yang sangat-sangat tinggi yang diperlukan sebagai pejabat publik. Kita harus memastikan bahwa tidak ada potensi benturan kepentingan dan informasi itu disampaikan secara transparan, akuntabel, responsible, dan independen," kata Sandi. 

Sementara Sandi juga meminta para pejabat publik agar tidak memperkeruh situasi dan tetap menjaga kepercayaan publik sehingga bisa tereksekusi dengan baik. 

"Tidak perlu terlalu saling menjatuhkan. Kita lalui fase ini dengan tentunya jika perlu permohonan maaf dan memastikan untuk ke depan tidak dilakukan hal yang serupa dengan ada langkah-langkah mitigasi," lanjutnya.

Surat sempat viral dan berujung permintaan maaf

Sebelumnya, surat dari Stafsus Jokowi, Andi Taufan itu viral di media sosial dan menjadi kontroversi. Bahkan surat itu dicoret-coret layaknya skripsi karena dianggap terdapat banyak kesalahan.  

 


 

Dalam surat itu banyak sekali tanda baca dan kata-kata yang salah sehingga terlihat diberi coretan warna merah. 

Terkait beredarnya surat berkop Sekretariat Kabinet yang ditujukan kepada para camat untuk mendukung pelaksanaan program relawan desa lawan COVID-19, Andi langsung meminta maaf dan menarik surat tersebut. 

"Saya mohon maaaf atas hal ini dan menarik kembali surat tersebut," ungkap Andi Taufan.  

Andi pun lantas memberikan penjelasan mengenai isi yang tertulis dalam surat tersebut. 

Dikatakannya, bahwa surat itu bersifat pemberitahuan dukungan kepada program Desa Lawan COVID-19 yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 

Maksud saya ingin berbuat baik dan bergerak cepat untuk membantu mencegah dan menanggulangi COVID-19 di desa, melalui dukungan secara langsung oleh tim lapangan Amartha yang berada di bawah kepemimpinannya. 

Ia juga mengungkapkan jika dukungan itu diberikan untuk program relawan desa lawan Corona tanpa menggunakan APBN. 

Andi bahkan berjanji akan terus berusaha berkontribusi dalam melawan pandemi Corona ini. 

"Dukungan tersebut, murni atas dasar kemanusiaan dan dengan biaya Amartha dan donasi masyarakat, yang akan dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel. Dukungan yang diberikan dilakukan tanpa menggunakan anggaran negara, baik APBN maupun APBD. Saya akan terus bergerak membantu Pemerintah dalam menangani penyebaran COVID-19. Bekerja sama dan bergotong royong dengan seluruh lapisan masyarakat, baik Pemerintah, swasta, lembaga dan organisasi masyarakat lainnya untuk menanggulangi COVID-19 dengan cepat," kata Andi. 

"Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul. Apa pun yang terjadi, saya tetap membantu desa dalam kapasitas dan keterbatasan saya," sambung Andi.  

 

Surat Staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Andi Taufan Garuda Putra
Surat Klarifikasi Stafsus Andi Taufan (Foto: Istimewa)


 

Topik
Malang Berita Malang Sandiaga Uno Joko Widodo

Berita Lainnya