Petugas yang melakukan razia di Jalan Jaksa Agung Suprapto. (Istimewa)
Petugas yang melakukan razia di Jalan Jaksa Agung Suprapto. (Istimewa)

Kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga balap liar masih ada di Kota Malang. Selain membahayakan, juga meresahkan masyarakat. Untuk menekan angka kejadian, setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari, pihak kepolisian rutin melakukan operasi cipta kondisi gabungan skala besar di berbagai titik di Kota Malang.

Upaya ini untuk meminimalkan potensi kriminalitas yang bisa saja terjadi. Sehingga, kondusivitas Kota Malang bisa tetap terjaga, khususnya pada waktu-waktu keramaian tertentu seperti pada malam Minggu.

Seperti misalnya pada Sabtu (1/2/2020) hingga Minggu (2/1/2020) sekitar 249 personel gabungan dari jajaran Polri maupun TNI, turun ke lapangan melakukan razia di kawasan Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Jaksa Agung Suprapto. Sejumlah kendaraan yang melintas terjaring razia.

"Ada sekitar 275 kendaraan roda empat dan 430 kendaraan roda dua yang terjaring. Namun hanya tiga unit kendaraan roda empat dan 24 kendaraan roda dua yang diamankan ke Mako, 214 surat tilang dikeluarkan petugas," beber Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni.

Dalam razia tersebut, petugas juga menemukan minuman beralkohol di dalam sebuah mobil. Sementara untuk temuan lain masih belum terdeteksi.

"Untuk sementara kendaraan yang diamankan masih terus diperiksa dan didata, apakah terdapat kaitan dengan kasus curanmor atau tidak," ungkapnya.

Untuk indikasi adanya balapan liar, karena seringnya petugas melakukan razia, petugas tidak mendapati adanya aktivitas-aktivitas balap liar yang terdeteksi di lokasi yang biasanya digelar balap liar.

<