Pelaku Teror Bangil Belum Tertangkap, Gubernur Kunjungi Anak Pelaku | Madura TIMES

Pelaku Teror Bangil Belum Tertangkap, Gubernur Kunjungi Anak Pelaku

Jul 06, 2018 17:55
Gubernur Jatim Soekarwo saat berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Gubernur Jatim Soekarwo saat berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Gubernur Jatim Soekarwo mengajak masyarakat Jatim untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan. Khususnya  apabila menemukan keanehan yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya.

Hal tersebut disampaikan Soekarwo saat menjawab pertanyaan wartawan terkait terorisme seusai menjenguk salah satu anak pelaku bom Pasuruan  di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (6/7). Menurut dia, kewaspadaan bisa dimulai saat melihat sesuatu hal yang tidak wajar. Biasanya  sesuatu yang bersifat baru di sekitar lingkungan. Sebagai contoh, waspada terhadap tetangga yang berperilaku aneh dan berpakain beda.

Apabila menemukan hal seperti itu, sebagai bentuk deteksi dini di masyarakat, dianjurkan untuk melaporkan kepada RT/RW maupun tiga pilar agar segera dilakukan tindak lanjut. Hal semacam ini merupakan salah satu wujud meningkatkan kewaspadaan.

“Sebagai contoh apa yang telah dilakukan masyarakat Bangil yang mendeteksi dini salah satu warganya menjadi terduga teroris. Cara tersebut sudah berhasil dan bisa diterapkan di tempat lain,” ungkap Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim.

Soekarwo menjelaskan, deteksi dini bisa terjadi apabila tercipta kerukunan dan kerjasama dari masyarakat dan aparat keamanan.  Masyarakat diimbau agar tidak resah karena perlindungan lingkungan akan terorisme di bawah kendali Polda Jatim yang dibantu Kodam V Brawijaya.

”Terima kasih kepada TNI dan Polri yang senantiasa bekerja keras dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan gerak cepat atas segala permasalahan gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait terorisme,” ucapnya.

Senada dengan Pakde Karwo, Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin mengimbau agar waspada terhadap orang baru yang tinggal di lingkungan sekitar. Apabila ada perilaku mereka aneh, misalnya orang jarang berbaur dengan tetangga, menerima tamu saat malam, segera melaporkan kepada babinsa maupun  bhabinkamtibmas.

Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo  juga didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arip Rahman.  Gubernur Jatim melihat secara dekat kondisi anak pelaku bom di Pasuruan. Hal tersebut sebagai upaya menggelorakan tiga pilar dalam kehidupan bermasyarakat.

Seperti diketahui bersama, pelaku teror di Bangil belum tertangkap hingga saat ini. Polisi hanya berhasil mengamankan istri serta anaknya saja yang menjadi koban ledakan di rumahnya. (*)

Topik
teror bom BANGIL Gubernur Jatim Soekarwo terorisme

Berita Lainnya