Operasi Mamin Temukan Makanan Tak Berizin | Madura TIMES

Operasi Mamin Temukan Makanan Tak Berizin

May 23, 2018 18:14
Petugas Dinkes Saat Menunjukkan Makanan Yang Diduga Tidak Berijin Kepada Pedagang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Petugas Dinkes Saat Menunjukkan Makanan Yang Diduga Tidak Berijin Kepada Pedagang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Petugas Kepolisian dari Polsek Diwek Polres Jombang dan pemerintah setempat berhasil mengamankan makanan yang diduga tidak memiliki izin industri maupun sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

Pada giat operasi makanan dan minuman (Mamin) di Pasar Cukir Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, petugas gabungan dari Polsek Diwek dan Pemerintah Kecamatan Diwek serta Dinas Kesehatan menemukan olahan makanan ringan yang diduga tidak layak konsumsi.

Olahan makanan ringan tersebut berupa jajanan kering berwana coklat yang dikemas dalam plastik kecil.

Pada kemasan tersebut tidak dicantumkan keterangan mengenai izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

Menurut penjelasan Kapolsek Diwek, AKP Bambang SB bahwa pihaknya terpaksa melakukan penyitaan terhadap makanan ringan dalam bentuk kemasan plastik tersebut, karena tidak ada keterangan masa kadaluarsanya.

"Ini tadi kita temukan makanan ringan yang kita duga tidak ada ijinnya apa-apa. Ini kita sita karena tidak ada tanggal produksinya, takutnya makanan ini membahayakan makanya kita sita," ungkap Kapolsek Diwek, Rabu (23/5).

Sementara merujuk pada Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2004 tentang keamanan, mutu dan gizi pangan mengatakan bahwa dalam rangka pengawasan keamanan,  mutu dan gizi pangan, setiap pangan olahan baik yang diproduksi di dalam negeri atau yang dimasukkan ke wilayah Indonesia untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran, sebelum diedarkan wajib memiliki surat persetujuan pendaftaran.

Dalam hal izin tersebut, sesuai amanat PP 28 Tahun 2004 Pasal 43 menerangkan bahwa Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) diterbitkan oleh Bupati/Walikota.

Lantas, AKP Bambang mengatakan bahwa selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan mengenai temuan makanan yang tidak memiliki label perizinan tersebut.

Hal tersebut untuk menghindari adanya produk makanan yang tidak berijin kembali beredar. "Selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait, agar ini (temuan, red) tidak lagi beredar. Jikalau beredar lagi, harus memenuhi standart daripada yang sudah ditentukan," tegas Kapolsek Diwek saat diwawancarai.

Sementara, Sulis (40) seorang pemilik toko yang ditemukan barang dagangannya tidak memiliki ijin mengungkapkan bahwa tidak mengetahui barang yang dijualnya tidak memiliki izin.

Ia mengungkapkan bahwa barang yang dijualnya didapat dari salah satu desa yang ada di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. "Tidak tau mas, saya beli di desa bandung. Saya ambil sendiri," ujarnya singkat.

Terpisah, Camat Diwek, Sutomo mengimbau agar barang atau makanan yang memiliki kualitas tidak baik untuk tidak dijuak ke masyarakat.

Hal itu untuk menghindari adanya dampak kesehatan terhadap warga yang mengkonsumsinya. "Ini kita amankan, tidak boleh dijual, tidak boleh dikonsumsi oleh masyarakat. Karena ini sangat rawan sekali soal kesehatan," pungkas Camat Diwek.(*)

Topik
berita jombang Polsek Diwek Polres Jombang Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang

Berita Lainnya