Postingan Pelayanan Puskesmas Tunggangri Viral, Pria Ini Banjir Dukungan | Madura TIMES

Postingan Pelayanan Puskesmas Tunggangri Viral, Pria Ini Banjir Dukungan

May 19, 2018 20:10
Ahmad Saifudin, pria asal Betak yang posting pelayanan "buruk" Puskesmas Tunggangri yang kini viral (Foto: Istimewa / TulungagungTIMES)
Ahmad Saifudin, pria asal Betak yang posting pelayanan "buruk" Puskesmas Tunggangri yang kini viral (Foto: Istimewa / TulungagungTIMES)

Setelah viral posting tentang Puskesmas Tunggangri mendapat tanggapan netizen, Ahmad Saifudin angkat bicara. Calon ayah berusia 30 tahun tersebut merupakan warga Dusun Gentungan RT 3 RW 2 Desa Betak Kecamatan Kalidawir. 
"Saya hanya ingin peningkatan kualitas dan mutu dari para pelayan masyarakat itu," kata Saifudin. 

Bukan kali pertama dirinya mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari pegawai puskesmas seperti yang dirasakan. Dirinya saat itu mengaku mencari Surat Keterangan Sehat yang akan digunakan sebagai persyaratan untuk masuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam pilkada yang akan datang. 

"Alhamdulillah, saya mendapatkan dukungan dari mayoritas masyarakat karena ternyata sebelum masalah ini terjadi banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan dari Puskesmas (Tunggangri) tapi tidak berani bertindak dan baru berani berbicara ketika masalah ini viral," jelasnya. 

Saifudin juga tidak merasa diancam setelah viral meski mengakui pihak puskesmas menghubungi dirinya agar mengakui jika dirinya sudah dilayani. "Tidak ada ancaman dari pihak manapun terhadap diri saya dan keluarga," tegasnya. 

Justru dirinya lega, akhirnya apa yang dilakukan mendapatkan perhatian dari pemerintah dan DPRD Kabupaten Tulungagung. 
"Saya merasa lega, karena sudah ada perhatian dari pemerintah, DPRD maupun dinas terkait. Mungkin kalau saya cuma lewat management puskesmas yang terjadi tidak seperti ini, bahkan mungkin malah pasif tanpa tindakan," paparnya.
"Harapan saya kepada semua pejabat pemerintah dalam semua jajarannya, semoga lebih bisa melayani masyarakat dengan baik. Karena Anda semua adalah pelayan masyarakat. Ingat semua yang diberikan pada Anda adalah amanah yang harus diemban dengan baik," pungkasnya sambil mengutip surat dalam kitab suci. 

Atas nama kebaikan dirinya mengaku siap membuat klarifikasi bersama dengan catatan pelayanan yang telah banyak dikeluhkan benar-benar dibenahi demi masyarakat yang membutuhkan. 

Sebelumnya, akun Puskesmas Tunggangri telah memposting klarifikasinya di akun resmi yang dimiliki di Facebook. 

Kepala Puskesmas Tunggangri Dr Dony Wahyu BS mengatakan jika postingan tersebut merupakan bentuk klarifikasi dari pihaknya. 
"Klarifikasi aja mas. Bahwa pasien pada hari itu sebenarnya sudah kami layani. Di videonya kan kelihatan dia dilayani petugas,  dan masing- masing petugas punya jobdisc sendiri- sendiri sesuai tupoksinya. Sekalian keluhannya sudah kita tindak lanjut," kata Dony melalui pesan WhatsApp. 

Kepala puskesmas juga menjelaskan jika handphone digunakan untuk koordinasi para pegawai tanpa meninggalkan tugasnya. 
"Terus dalam keseharian kita memang butuh sarana koordinasi yang salah satunya ya hp itu. Jadi sebenarnya pelayanan tetap jalan koordinasi juga dibutuhkan," pungkasnya. 

Topik
berita tulungagung Pelayanan Puskesmas Tunggangri

Berita Lainnya