Klarifikasi Pelayanan, Puskesmas Tunggangri Posting di Medsos, Netizen Justru Komentar Begini.. | Madura TIMES

Klarifikasi Pelayanan, Puskesmas Tunggangri Posting di Medsos, Netizen Justru Komentar Begini..

May 19, 2018 19:40
Foto yang ditampilkan dalam postingan klarifikasi akun Facebook Puskesmas Tunggangri justru banyak dibully Netizen (Foto: Istimewa / TulungagungTIMES)
Foto yang ditampilkan dalam postingan klarifikasi akun Facebook Puskesmas Tunggangri justru banyak dibully Netizen (Foto: Istimewa / TulungagungTIMES)

Bermaksud memberikan klarifikasi ke warganet atas viralnya video dan foto pelayanan buruk di Puskesmas Tunggangri, justru netizen menanggapi pro dan kontra. Namun, dari ribuan komen, justru mayoritas netizen melampiaskan pengalaman buruknya di puskesmas tersebut. 
"Memang di kala kita pegang hp, trus di situ ada konsumen/ pelanggan/  pasien sangat sangat tidak etis. Karena saya juga bekerja di pelayanan jasa. Kalau memang itu benar- benar penting dan harus segera diselesaikan alangkah baiknya keluar dr ruangan.  Cari tempat sekiranya jauh dr pasien. Karena dengan kita pegang hp, trus kita cuek dengan sekitarnya.  Iku podho karo g nguwong menungso seng seng kono. Sangat sangat tidak sopan," ungkap akun Rahayu Aprilianti.

Netizen lain, Yoyok Setiawan mengomentari cukup pedas lagi. "Klo mau klarifikasi jngan janggal... sebagian di wa ada jam yg ditayangkan... sedang wa yg lain jamnya dihilangkan... masyarakat itu sdh pandai... sudahlah... klo salah akui salah... dan sanksi oknum yg bersangkutan spy tidak merusak elektabilitas instansi... puakesmas itu khan instansi... seharusnya... hal2 smacam itu bukan alasan lagi... yg realistis... dalam bkerja seharuanya ada plainning... klo kekurangan obat buat alasan komunikasi... emangnya puskesmas tunggangri itu puskesmas baru ya... yg baru dibentuk gtu...," papar Yoyok. 

Ada lagi netizen yang memberi support namun memberi sindiran yang cukup menohok.
"Maklum bro.. kurikulum pendidikan tentang pelayanan masih belum ada. Sabar ini ujian," kata akun Achmad Lutfi Taqiyudin

Postingan tersebut selain diunggah di laman Facebook milik Puskesmas Tunggangri juga dishare ke group berarti di Tulungagung. Status dilike dan dikomen ribuan dalam waktu singkat. 

Inilah bunyi postingan yang di tulis Puskesmas Tunggangri, 

Menyikapi berita yang sedang viral tentang Puskesmas Tunggangri.. Kami bermaksud memberikan beberapa klarifikasi agar tidak menjadikan berbagai prasangka negatif di masyarakat.
1. Kami tetap berkomitmen memberikan layanan yang terbaik yang kami bisa berikan kepada masyarakat. 
2. Masalah keluhan yang viral kemaren sudah kami tindak lanjuti dan sudah kami klarifikasikan kepada pelanggan yang bersangkutan. 
3. Kami sadar tetap ada kekurangan dalam pelayanan yang kami berikan oleh karena itu kami tetap terbuka terhadap saran dan kritikan yang membangun. 
4. Kami juga meminta maaf jika terkesan "bermain hp" saat pelayanan. Tapi di era informasi ini kami juga perlu berkoordinasi dan merespon keadaan yang salah satunya juga dengan media tersebut. Di bawah ini kami terpaksa menshare juga beberapa hal yg perlu kami koordinasikan berkaitan dengan pelayanan kesehatan juga. 
5. Kami sangat berharap dukungan positif dari masyarakat untuk bersama sama memperbaiki kekurangan yang ada semata mata demi kelancaran pelayanan dan kenyamanan masyarakat juga. Puskesmas ini milik kita bersama alangkah baiknya jika kita perbaiki kekurangannya bersama juga. 
6. Kami tetap terbuka dengan saran, dan masukannya.  Sudah kami sediakan berbagai sarana mulai kotak saran,  FB maupun WA sebagai sarana komunikasi yang langsung bisa diakses masyarakat. 
7. Semoga kejadian ini justru meningkatkan keperdulian bersama untuk menyelesaikan masalah yang ada dan menemukan solusi bersama.  

Mohon dishare sebanyak banyaknya sebagai pertanggungjawaban kami dan klarifikasi kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Tunggangri Dr Dony Wahyu BS mengatakan jika postingan tersebut merupakan bentuk klarifikasi dari pihaknya. 
"Klarifikasi aja mas. Bahwa pasien pada hari itu sebenarnya sudah kami layani. Di videonya kan kelihatan dia dilayani petugas,  dan masing- masing petugas punya jobdisc sendiri- sendiri sesuai tupoksinya. Sekalian keluhannya sudah kita tindak lanjut," kata Dony melalui pesan WhatsApp. 

Kepala puskesmas juga menjelaskan jika handphone digunakan untuk koordinasi para pegawai tanpa meninggalkan tugasnya. 
"Terus dalam keseharian kita memang butuh sarana koordinasi yang salah satunya ya hp itu. Jadi sebenarnya pelayanan tetap jalan koordinasi juga dibutuhkan," pungkasnya. 

Topik
berita tulungagung berita viral

Berita Lainnya