Buntut Viralnya Video Pelayanan di Puskesmas, Dinkes Kumpulkan Kepala Puskesmas | Madura TIMES

Buntut Viralnya Video Pelayanan di Puskesmas, Dinkes Kumpulkan Kepala Puskesmas

May 18, 2018 17:15
ASN di Puskesmas Tunggangri yang kedapatan main ponsel saat layani pasien (foto : Ahmad Saifudin/Jatim Times)
ASN di Puskesmas Tunggangri yang kedapatan main ponsel saat layani pasien (foto : Ahmad Saifudin/Jatim Times)

Setelah ramai beredar video tentang kekecewaan salah satu pasien atas pelayanan di Puskesmas Tungganggri, pihak Dinas Kesehatan akhirnya angkat bicara. Buntutnya, Dinas Kesehatan akan mengumpulkan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tulungagung.

“Selasa akan kita kumpulkan (Kepala Peskesmas-red),” ujar Kepala Dinas Kesehatan melalui Sekretarisnya, Bambang Triono siang tadi, Jum’at (18/5).

Namun sebelumnya, pihaknya akan memanggil ASN yang kedapatan main ponsel saat bekerja. Foto para ASN itu diunggah oleh slah satu pasien yang bernama Ahmad Saifudin di salah satu grup medsos di Tulungagung.

“Untuk ASN yang ada dalam foto dan video akan kita panggil senin,”imbuh Bambang Triono.

Pemanggilan dilakukan untuk memberikan pembinaan terhadap ASN itu agar sebisanya melayani pasien dengan baik.

“Kita berikan pembinaan dan paparan bagaimana cara melayani pasien dengan baik,” tuturnya lebih lanjut.

Sayang, pihaknya belum akan memberikan sanksi terhadap ASN itu. Pasalnya sanksi baru akan diberikan setelah ada klarifikasi dan pemeriksaan terhadap ASN terkait.

“Kan tidak ada penelantaran pasien, kitan akan lakukan pemeriksaan dan klarifikasi dulu,”tandas pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris pada Dinas Pendidikan itu.

Sebelumnya, lantaran merasa  jengkel dan tidak terima dengan pelayanan di Puskesmas Tunggangri Kecamatan Kalidawir Tulungagung, seorang pasien memposting komplain di media sosial. Pemosting yang diketahui bernama Ahmad Saifudin itu mengaku mendapat pelayanan tidak semestinya. 

"Pegawai bodo mek dolanan hp,,pelayanane suwi,,teko disik dilayani keri,,surat kesehatan ora langsung dadi.. ternyata mergo dokter jaga ne gak enek.. tulisane istirahat jam 11,,tapi rung enek jam 11 teko wis ndak ditompo,,alasane rame,,padahal q rene wingi jam setengah 11 pasien sepi,,tapi wis ditutup...,” tulis Ahmad Saifudin pada grup medsos.

Mohon pada dinas kesehatan menertibkan palayanan Puskesmas TUNGGANGRI Kalidawir..," demikian bunyi posting akun Facebook milik Ahmad Saifudin di Info Cah Tulungagung (Icethe) sambil melampirkan video. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Tunggangri Dr Dony Wahyu BS mengatakan jika masalah tersebut sudah dijelaskan pada pasien. 

"Pelanggan kemaren memang datang untuk cari Surat Kesehatan, tapi karena kemaren dokternya tidak di tempat (mengikuti wifi TB di crown) jadi tidak dapat kami layani hari itu dan disarankan untuk datang lagi keesokan harinya," kata Doni.

Esoknya, Kamis (17/05) pasien yang dimaksud datang lagi, namun karena bersamaan dengan banyaknya berkas surat sehat dan jadwal imunisasi haji, proses kembali tidak dapat dilakukan dengan cepat. 

"Hari ini pelanggannya datang dan dilayani seperti  seharusnya cuma karena bersamaan dengan berkas Surat Sehat yang masih menumpuk kemaren dan juga bersamaan dengan jadwal imunisasi haji prosesnya agak butuh waktu. Jadi pasien ditawarkan diambil besok atau mau menunggu, pasien memilih menunggu dan Surat Sehat sudah diberikan hari ini juga," kata Doni.

Pihak puskesmas merasa dirugikan atas postingan Ahmad Saifudin tersebut, dirinya meminta agar yang bersangkutan atau admin group menghapus postingan itu. 

Namun, postingan yang telah dishare ke berbagai group itu masih muncul dan justru direspon ribuan Netizen dengan reaksi mayoritas mengecam pelayanan di Puskesmas Tunggangri. 

Topik
berita tulungagung viral video Puskesmas Tungganggri Dinas Kesehatan

Berita Lainnya