Tas dan Kresek Hitam Diduga Bom, Ditemukan di Warung Makan Terminal Wonorejo | Madura TIMES

Tas dan Kresek Hitam Diduga Bom, Ditemukan di Warung Makan Terminal Wonorejo

May 15, 2018 14:56
Salah satu warung makan di terminal Wonorejo tempat ditemukannya tas dan kresek hitam yang diduga bom. (Foto : Ahmad Jafin / JatimTIMES)
Salah satu warung makan di terminal Wonorejo tempat ditemukannya tas dan kresek hitam yang diduga bom. (Foto : Ahmad Jafin / JatimTIMES)

 Belum usainya aksi teror di sejumlah titik di Jawa Timur, sebuah benda mencurigakan berupa tas ransel dan kresek warna hitam yang diduga bom ditemukan tergeletak di atas meja salah satu warung nasi yang berada di Terminal Minak Koncar, Wonorejo, Lumajang, Selasa (15/05) siang tadi.

Mendengar informasi tersebut, petugas kepolisian dari Polres Lumajang langsung bergerak cepat menuju lokasi. Dengan sigap petugas menyeterilkan lokasi ditemukannya benda mencurigakan diduga bom pada radius sejauh 50 meter. 

Dengan menggunakan alat pengeras, petugas kepolisian menyampaikan imbauan dan peringatan kepada warga agar tidak mendekati lokasi tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi, S.I.K., M.H, yang saat itu turut langsung mendatangi lokasi lebih memilih bungkam terkait hal ini. Pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah benda yang ditemukan tersebut merupakan bom atau tidak. 

Hal ini dikarenakan pihak kepolisian Polres Lumajang masih menunggu kedatangan tim penjinak bom dari Polda Jawa Timur.

Kini, lokasi ditemukannya benda yang  diduga bom sudah dipasang garis polisi dan dijaga ketat oleh petugas bersenjatakan laras panjang sambil menunggu kedatangan tim Jibom Polda Jatim.

Sementara itu, Tunah pemilik warung, menjelaskan, benda berupa tas ransel dan kresek hitam sebelumnya dibawa oleh seorang laki-laki misterius sekitar umur 40 tahun yang mengaku pulang dari pondok pesantren. Yang kemudian laki-laki tersebut meletakkan barang bawaannya di atas meja warung makan miliknya.

"Saat itu ada laki-laki tua berumuran 40 tahun yang mengaku pulang dari pondok pesantren. Tak lama kemudian ia menaruh barang bawaannya di atas meja makan. Setelah itu, laki-laki tersebut tidak diketahui kemana perginya," ucap Tunah pemilik warung saat dimintai keterangan.

Topik
Berita Lumajang Polres Lumajang diduga bom

Berita Lainnya