Produksi Padi di Kota Blitar Menurun, Benarkah Jagung Jadi Penyebabnya? | Madura TIMES

Produksi Padi di Kota Blitar Menurun, Benarkah Jagung Jadi Penyebabnya?

May 07, 2018 20:51
Ilustrasi (koransn.com)
Ilustrasi (koransn.com)

Produksi pertanian jenis padi di wilayah Kota Blitar dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan jumlah. Bahkan penurunan produksi padi ini menunjukkan angka yang cukup signifikan selama dua tahun ke belakang.

Hal seperti itu diakui oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Penyuluhan, Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Pemkot Blitar, Rusdarmaji. Jika pada tahun 2016 angka produksi padi mencapai 15,11 ton turun menjadi 11,17 ton di tahun 2017.

“Produksinya menurun, ternyata bukan karena serangan hama atau penyakit lainnya. Ini karena petani lebih memilih menanam jagung. Mungkin hitungan keuntungannya lebih menjanjikan menanam jagung daripada padi,” tutur Rusdarmaji.

Menurut dia, penurunan jumlah produksi padi di Kota Blitar justru membuat petani jagung mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 total produksi yang dipanen dari ladang jagung sebesar 98.179 kuintal. Sedangkan di tahun 2017 mencapai 117.569 kuintal.

Kendati sektor pertanian padi mengalami penurunan, Rusdarmaji mengklaim hingga sekarang masih bisa menyangga pangan daerah lain di kawasan Blitar Raya.

“Saat ini kita masih sebagai penyangga kebutuhan pangan untuk daerah Kabupaten dan Kota Kediri dan Tulungagung,” terangnya.

Penyebab lainnya turunnya produksi padi ini disebabkan dari lahan pertanian di Kota Blitar yang dari tahun pertahun berkurang luasnya.

Seperti diketahui seperti hal yang lumrah di perkotaan banyak lahan pertanian beralih fungsi jadi lahan tempat tinggal atau industri.

Disebutkan, tahun ini luas lahan pertanian di Kota Blitar tinggal 1.065 hektar. Padahal tahun 2017, lahan pertanian di Kota Blitar masih mencapai 1.085 hektar.

“Kalau dibandingkan 10 sampai 14 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2004, lahan pertanian kita ada seluas 1.200 hektar,” katanya. (*)

Topik
PRODUKSI PADI Kota Blitar Bidang Tanaman Pangan Hortikultura Dan Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Pemkot Blitar

Berita Lainnya