Satu Dari Tiga Komplotan Pengedar Pil Koplo Berstatus Pelajar | Madura TIMES

Satu Dari Tiga Komplotan Pengedar Pil Koplo Berstatus Pelajar

Apr 20, 2018 18:52
Tiga komplotan pengedar pil koplo yang berhasil diringkus Unit Opsnal Satreskoba Polres Lumajang. (Foto : Ahmad Jafin / Jatim TIMES)
Tiga komplotan pengedar pil koplo yang berhasil diringkus Unit Opsnal Satreskoba Polres Lumajang. (Foto : Ahmad Jafin / Jatim TIMES)

Tiga kawanan pengedar pil koplo berhasil diringkus oleh Unit Opsnal Satreskoba Polres Lumajang pada Rabu (18/04). Ketiganya digelandang ke Mapolres Lumajang usai dibekuk di tempat yang berbeda.

Satu dari tiga komplotan pengedar pil koplo itu merupakan pelajar yang masih duduk di bangku kelas X sekolah kejuruan.

Ketiga pelaku, yakni Ahmad Abdur Rosyid (25), asal Dusun Wunguan, Kecamatan Kencong, Jember; Abdul Khodir Jailani (27), warga Dusun Kebonan, Desa Kunir Lor, dan seorang pelajar berinisial AA (20), asal Dusun Kedung Pakis, Kecamatan Pasirian.

"Ketiganya berhasil dibekuk setelah dilakukan pengembangan perkara. Kini, para pelaku telah kita amankan," ujar Kasat Reserse Narkoba AKP Priyo Purwandito, S.H melalui laman resmi Humas Polres Lumajang.

Terbongkarnya kasus peredaran pil koplo bermula saat penangkapan tersangka bernama Ahmad Abdur Rosyid. Dirinya berhasil dibekuk disekitar area pabrik kayu PT. Mustikatama pada Rabu pagi.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 196 butir pil koplo dan uang senilai Rp 252 ribu. Tak berhenti disitu, petugas terus mengembangkan kasus yang menjerat tersangka.

Alhasil, dari pengembangan kemudian petugas bergerak cepat meringkus komplotan lain yang diduga sebagai pemasok. Tepat di rumah kediamannya, tersangka lain bernama lengkap Abdul Khodir Jailani  tak berkutik saat ditangkap. Dia ditangkap  beserta sejumlah barang bukti.

Dari rumah tersangka, diamankan 12 butir pil warna kuning, 5 butir pil koplo, dan 1 buah hp Nokia serta uang sebesar Rp 2 juta 750 ribu.

Sementara tersangka lain berinisial AA yang sekaligus masih pelajar berhasil diringkus tepatnya di tepi jalan Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Barang yang diamankan 1 unit Honda Scoopy bernopol L-6303-HO.

"Kesemuanya pelaku ditangkap di masing-masing tempat yang berbeda. Setelah dilakukan pengembangan dari tertangkapnya pelaku lain sebelumnya," beber AKP Priyo Purwandito, S.H di laman resmi Humas.

Kini, ketiganya harus mendekam dipenjara dan terancam pasal 197 Sub 196 UU RI nomer 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. "Semuanya pasti diproses sesuai hukum," pungkas AKP Priyo Purwandito, S.H.

Topik
Berita Lumajang Pengedar pil koplo Polres Lumajang

Berita Lainnya