Pengelolaan Barang Bukti Terbengkalai, Kajari Malang Kini Punya Struktur Baru | Madura TIMES

Pengelolaan Barang Bukti Terbengkalai, Kajari Malang Kini Punya Struktur Baru

Feb 28, 2018 19:08
Kepala Kejari Malang P.Joko Irianto (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Kepala Kejari Malang P.Joko Irianto (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

Pengelolaan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang, bakal terdata dengan lebih baik. Pasalnya, Kejaksaan Negeri Malang telah membentuk struktur seksi baru, yakni seksi pengelolaan barang bukti dan sekaligus barang rampasan.

Kepala Kejari Malang, Purwanto Joko Irianto mengungkapkan, memang selama ini dalam pengelolaan barang bukti khususnya barang bukti yang sudah lama, banyak yang terbengkalai dan belum terinventarisir dengan baik. Sehingga melihat hal itu, dari pimpinan pusat membentuk struktur baru.

"Berdasar perintah pimpinan, barang bukti-barang bukti yang sudah lama tersebut akan kita inventarisir, akan kita cari berkasnya, putusannya dan apabila sudah ditemukan semuanya untuk bisa segera dieksekusi," bebernya saat ditemui di ruangannya, Rabu (28/2/2018).

Lanjutnya, bagi semua masyarakat yang memang punya barang bukti yang berada di Kejari Malang, bisa ditanyakan, bagaimana perkembangannya, dan bagaimana keputusannya. Bilamana dalam putusannya untuk dikembalikan kepada yang berhak, maka masyarakat harus mengambilnya. 

"Saya sudah bikin surat perintah untuk mencari berkas yang sudah lama-lama. Dan jika nantinya dalam keputusan memang dirampas oleh negara ya akan kita lelang," bebernya.

Dengan inventarisasi tersebut nantinya akan membuat jelas status dari barang barang bukti tersebut. "Tentunya, dalam hal ini, kami melakukan koordiansi dengan Kepolisan," tuturnya, usai melantik Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti, Kartika Nova Diankusuma, SH, di Kejari Malang.

Ia menambahkan, selama ini barang bukti yang menjadi sitaan dari Kejari Malang masih disimpan di halaman belakang kantor kejaksaan ataupun sebagian dititipkan di rumah tempat barang sitaan negara. 

"Dengan diketahui pemilik dan juga putusannya, barang bukti yang selama ini terkesan kurang terawat akan bisa segera diproses dan tidak semakin terbengkalai. Setelah itu jika sudah berkekuatan hukum tetap, maka akan bisa masuk proses lelang dengan batas waktu yang ditetapkan, hasilnya masuk kas negara," pungkasnya

Topik
Berita Malang Kejari Malang Pengolahan barang bukti Kejari malang

Berita Lainnya