Tak Ditemui Saat Nagih Hutang, Tiga Pria Culik Bocah 11 Tahun sebagai Jaminan | Madura TIMES

Tak Ditemui Saat Nagih Hutang, Tiga Pria Culik Bocah 11 Tahun sebagai Jaminan

Feb 24, 2018 12:17
Ketiga pelaku penculikan ketika digelandang ke Polres Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / JatimTIMES)
Ketiga pelaku penculikan ketika digelandang ke Polres Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / JatimTIMES)

 Kelakukan tiga pria asal Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah ini benar-benar keterlaluan. Hanya gara-gara tidak ditemui saat menagih hutang, tiga pria ini nekad membawa kabur M. Saiyen (11) cucu dari Rozi yang berhutang kepada tiga pelaku ini.

Namun beruntung polisi bertindak cepat. Hanya selisih satu hari dari peristiwa penculikan, pada hari Rabu (21/2) kemarin ketiga polisi berhasil menangkap ketiga pelaku di perbatasan Karang Anyar Jawa Tengah. 

Peristiwa ini bermula saat tiga pria ini menagih hutang ke rumah Rozi di Dusun Timur Sawah Desa Pandan Wangi Kecamatan Tempeh Lumajang, pada hari Selasa 20 Februari lalu. Karena tidak ditemui dalam waktu yang cukup lama, kemudian cucu dari Rozi bernama M. Saiyen dibawa oleh pelaku dengan alasan untuk mencari keberadaan Rozi. Namun sampai malam hari ternyata, bocah tersebut tidak kembali kerumahnya. 

Karena merasa cucunya diculik oleh ketiga pelaku, maka Rozi kemudian melaporkan peristiwan penculikan tersebut ke Polres Lumajang. Polres kemudian bertindak cepat dengan berkoordinasi dengan Polres Karang Anyar Jawa Tengah.

Besoknya, di hari Rabu (21/2), polisi berhasil melakukan pengejaran kepada dua pelaku ketika hendak memasuki wilayah Karang Anyar Jawa Tengah. Dua pelaku pertama yang berhasil ditangkap adalah Lopon (35) warga Dusun Gender Desa Ngunut Kecamatan Jumantono, dan Anang Bowo Prastowo (41) Dusun Kedungunut, Desa Plosorejo, Kecamatan Matesi, Kabupaten Karang Anyar. 

Dari kedua tersangka pelaku penculikan ini, kemudian berhasil ditangkap satu tersangka lagi, yakni Triyono alis Trondol warga Kecamatan Jumantono, juga dari Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah. 

Dalam keterangan kepada polisi, ketiga pelaku mengaku kesal karena setiap menagih hutang ke rumah Rozi tidak pernah ditemui. Bahkan sampai empat kali didatangi dari Jawa Tengah, Rozi tetap tidak menemuinya. Puncaknya pada tanggal 20 Februari kemarin, ketiga pelaku ini membawa cucu Rozi dengan harapan yang bersangkutan akan membayar lunas hutangnya.

"Antara Rozi dengan pelaku memang ada masalah hutang piutang terkait pembelian kendaraan bermotor. Rozi punya hutang sekitar Rp 35 juta, dan sudah sempat meminta untuk mengembalikan kendaraannya. Namun hal itu tidak penuhi oleh Rozi. Karena Rozi hanya menjadi perantara dalam transaksi jual beli kendaraan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary Prwawiro Sastro, yang didampingi oleh tiga anggota dari Polres Jawa Tengah.

Kini ketiga pelaku meringkuk di sel tahanan Polres Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan bocah yang sempat diculik tiga pria ini sudah dikembalikan kepada keluarganya.

"Ketiganya kita tahan di sini berikut kendaraan yang digunakan untuk menculik korban," kata AKP Roy Aquary Prawiro Sastro, pada hari ini Sabtu (23/2) dalam Pers Realese yang digelar di Mapolres Lumajang. 

Topik
Berita Lumajang kasus penculikan tindakan kriminalitas Polres Lumajang Polres Karang Anyar

Berita Lainnya