Pelajar dan Warga Kota Batu Kini Bisa Lewati Jembatan Merah Putih Presisi
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
23 - May - 2026, 01:57
JATIMTIMES - Akses Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, kini bisa dilintasi dengan lebih aman setelah Jembatan Merah Putih Presisi resmi diresmikan Polres Batu, Sabtu (23/5/2026). Renovasi jembatan sepanjang 15 meter yang sebelumnya rusak dan dikeluhkan warga itu dilakukan dengan gotong royong antara Polres Batu, pemerintah desa, dan masyarakat demi akses transportasi, aktivitas sekolah, hingga distribusi hasil pertanian warga.
Jembatan sepanjang 15 meter itu diresmikan langsung oleh Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto. Jembatan Merah Putih Presisi Tulungrejo, didesain dengan konstruksi yang kokoh berwarna merah dan putih yang menyerupai warna bendera Indonesia.
Baca Juga : Paska OTT KPK: Advokat Ini Sebut Tulunggung Hanya Ganti Sopir, Mesin Bobroknya Dibiarkan Hidup
Bagian rangka atasnya berbentuk segitiga menyerupai atap sehingga memberi kesan lebih kokoh sekaligus menarik secara visual. Jembatan pejalan kaki tersebut memiliki lebar sekitar dua meter.
Cat berwarna merah putih membuat jembatan terlihat mencolok dan lebih modern dibanding kondisi sebelumnya yang sudah rapuh dan kusam. Di bagian depan jembatan juga terdapat tulisan “Sepeda Motor Dituntun”, lantaran akses itu diprioritaskan bagi pejalan kaki.
Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto mengatakan mengatakan, sebelum diperbaiki, kondisi jembatan dinilai membahayakan karena konstruksinya mulai rapuh akibat usia. Warga yang melintas, termasuk anak sekolah dan petani pengangkut hasil panen, sempat khawatir jembatan sewaktu-waktu roboh.
Sehingga renovasi dilakukan kolaborasi antara Polres Batu, Pemdes Tulungrejo, dan warga sekitar. Kini, jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih Presisi tersebut sudah bisa digunakan kembali dengan kondisi lebih kokoh dan nyaman.
“Jembatan ini bukan sekadar penghubung jalan, tetapi juga penghubung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Sekarang warga bisa lebih aman saat bekerja, sekolah, maupun membawa hasil pertanian,” kata Aris usai peresmian.
Menurut Aris, keberadaan jembatan itu penting karena menjadi akses utama aktivitas warga sehari-hari. Terlebih pembangunan infrastruktur kecil di tingkat desa tetap memiliki dampak besar bagi masyarakat, terutama di kawasan yang bergantung pada akses penghubung antarwilayah.
Baca Juga : Jelang Pelaksanaan SPMB 2026, DPRD Kota Malang Desak Verifikasi Domisili Lebih Akurat
Ia juga mengimbau masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Polri melalui call center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. “Silakan gunakan layanan 110 jika membutuhkan bantuan polisi. Layanan itu gratis dan siap melayani masyarakat selama 24 jam,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono, mengaku renovasi jembatan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat karena menjadi jalur penting bagi mobilitas warga Dusun Gerdu. Dengan selesainya renovasi itu, aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian di wilayah Tulungrejo menjadi lebih lancar.
“Dulu warga waswas saat melintas karena kondisi jembatan sudah rusak. Sekarang alhamdulillah sudah bagus dan lebih aman digunakan,” ungkap Suliyono.
