Pemilik pangkalan LPG Bersubsidi Sudah Meninggal,  Namun Masih Muncul di Data Pertamina

Reporter

Heri Sumaryanto

Editor

A Yahya

22 - Apr - 2026, 07:36

Rumah pemilik pangkalan lpg 3 kg sesuai yang ada dititik koordinat maps.(foto hery for jatimTimes)

JATIMTIMES- Pangkalan Gas LPG 3 kg atas nama Bambang Sunyoto di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, jadi sorotan. Hal itu karena si pemilik pangkalan ternyata sudah meninggal sejak tiga tahun lalu. Fakta ini terungkap dari informasi seorang warga yang kemudian ditelusuri oleh awak media jatimTimes. 

Berdasarkan data yang bersumber dari Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, pangkalan gas LPG 3 kg atas nama Bambang Sunyoto sesuai titik alamat berada di Desa/Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, dengan agen penyalurnya PT Mapan Jaya Gassindo. 

Baca Juga : DPRD Kabupaten Malang Dorong Penanganan Satu Komando untuk Atasi Masalah Stunting

Namun ketika awak media melakukan penelusuran di alamat sesuai titik koordinat, tidak menemukan papan nama pangkalan dan tidak ada aktivitas penjualan Gas LPG 3kg bersubsidi di lokasi tersebut. (13/04/2026). 

Kastiani, yang merupakan pemilik rumah mengatakan, pangkalan Gas LPG 3 kg dimaksud atas nama Bambang Sunyoto adalah suaminya yang sudah meninggal tiga tahun lalu, dan namanya dipinjam oleh saudaranya yang beralamat di Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

"Bambang Sunyoto itu almarhum suami saya, dulu namanya dipinjam oleh saudara bernama Totok dari awal pembuatan pangkalan Gas LPG 3 kg itu kita hanya dipinjam nama saja" Kata Kastiani. 

Lebih lanjut ia juga mengatakan, tidak pernah ada kegiatan bongkar muat dan pengiriman LPG 3kg bersubsidi alamat rumahnya. 

Penelusuran awak media berlanjut menuju alamat yang disebut oleh Kastiani di Dusun Bayem Desa Keras wetan Kecamatan Geneng. Di lokasi kami ditemui oleh seseorang bernama Karsi yang merupakan istri dari totok. 

Baca Juga : Simulasi Pajak Mobil Listrik Wuling hingga BYD, Kini Tak Lagi Gratis

Kasri, saat di temui dirumahnya membenarkan, bahwa Bambang Sunyoto dipinjam nama oleh suaminya untuk pembuatan pangkalan LPG 3Kg, namun sudah dikembalikan kepada agen karena Bambang sunyoto meninggal. "Iya benar pangkalan LPG 3 kg atas nama Bambang Sunyoto di Desa Bringin itu memang dipinjam namanya oleh suami saya, Totok. Namun sebelum jadi sudah saya kembalikan ke agen PT Mapan Jaya Gassindo. 

Sementara itu, Roy dari pihak PT Mapan Jaya Gassindo selaku agen LPG 3 kg saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan, untuk pangkalan nama bambang sunyoto sudah tidak aktif dikarenakan sudah meninggal, dan sudah diajukan penggantian nama didarah yang lain. "Oh iyaa untuk pangkalan atas nama tersebut sudah tidak aktif pak, dikarenakan yang diatas namakan sudah meninggal. Yang kemudian kami ajukan penggantian untuk didaerah yg lain," pungkasnya.