Thoriqoh Shiddiqiyyah Tebar Kebahagiaan Ramadan ke Anak Yatim-Fakir Miskin
28 - Feb - 2026, 06:20
JATIMTIMES - Bulan suci Ramadan 1447 H dijadikan momentum keluarga besar Thoriqoh Shiddiqiyyah untuk berbagi berkah. Sebanyak 170 fakir miskin dan 130 anak yatim diajak berbuka bersama dan diberikan santunan Ramadan.
Acara buka bersama dengan fakir miskin dan anak yatim ini digelar di Ballroom Hotel Yusro, Jombang. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Tasyakuran Nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-83 berdasarkan kalender Hijriyah, yaitu 9 Ramadan dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 10 Ramadan 1364 H.
Baca Juga : Jangan Terlewat! Parade Planet Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya
Dalam kegiatan pusat ini, santunan disalurkan kepada 300 penerima yang terdiri dari 170 fakir miskin dan 130 anak yatim piatu yang tersebar di Kabupaten Jombang. Setiap penerima mendapatkan paket lengkap berupa uang tunai dan sembako dengan total nilai mencapai Rp 110 juta secara keseluruhan.
Penyaluran santunan dilakukan dengan teliti oleh Organisasi Dhilaal Berkat Rohmat Alloh (DHIBRA) Shiddiqiyyah Pusat berkolaborasi dengan warga Shiddiqiyyah di setiap daerah untuk melakukan survei dan verifikasi data.
"Ada penerima yang sama dari tahun sebelumnya dan ada pula yang baru. Misalnya, untuk anak yatim ada batas maksimal usia 13 tahun. Kondisi fakir miskin juga bisa berubah. Jika tahun ini tergolong tidak mampu, tahun depan sudah memiliki pekerjaan yang layak, otomatis tidak masuk kriteria. Jadi penerima santunan harus sesuai dengan kriteria," Pengurus DHIBRA Pusat, Nurhadi, Sabtu (28/2/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Umum DHIBRA, Nyai Shofwatul Ummah mengingatkan tentang pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan, baik dalam hitungan tahun Masehi maupun Hijriyah.
"Hitungan masehi, hitungan hijriyyah, itu juga harus kita syukuri. Itu petunjuk dari Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah supaya kita selalu menjadi orang yang bersyukur. Jika kita bersyukur, nikmatnya akan ditambah oleh Allah. Nikmat perdamaian, nikmat persatuan, nikmat kesejahteraan, nikmat kesehatan untuk bangsa Indonesia semuanya," ucapnya.
Baca Juga : Tabrakan, Dua Motor Satu Arah Alami Kecelakaan Di Mulyosari: Satu Orang Tewas di TKP
Nyai Shofwatul berharap santunan tersebut membawa kegembiraan yang menjadi pintu keberkahan. Menurutnya, menggembirakan fakir miskin dan yatim adalah perintah Rasulullah. Bukan sekadar berbagi materi, melainkan juga keberkahan.
"Harapannya pemerintahnya juga menjadi amanah yang berpihak kepada rakyat tentunya untuk menjaga Indonesia supaya tetap jaya dan lestari. Karena itu perjuangan dari para pahlawan dahulu yang harus kita isi dengan cara-cara yang baik. Harapannya kita semua menjadi orang-orang yang amanah untuk Indonesia Raya," tandasnya.
Perlu diketahui bahwa Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia berpusat di Pesantren Majma'ul Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah berlokasi di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
