Dampak Gempa Bali: Puluhan Rumah- Pelinggih dan 1 Rumah Sakit Rusak
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
14 - Dec - 2022, 03:10
JATIMTIMES - Hingga Rabu (14/12/2022) pukul 04.48 WIB, gempa susulan masih mengguncang Karangasem, Bali. Akibatnya sebanyak 14 rumah dan pelinggih serta 1 rumah sakit rusak.
Terakhir, gempa berkekuatan magnitudo 3,2 terjadi di 36 km timur laut Karangasem, Bali. Kedalamannya mencapai 14 km.
Baca Juga : Kebut-kebutan, Pelajar di Singosari Meninggal Usai Tabrak Obrok Sayur
Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menerangkan sebanyak 14 bangunan di Kabupaten Kubu rusak. Namun, kerusakannya hanya ringan dan tak ada kerusakan parah.
"Ini baru data sementara, akan kami update lagi perkembangannya besok. Intinya masyarakat tetep tenang dan jangan panik," kata Atimbawa, seperti dilansir detikBali pada Rabu (14/12/2022).
Sementara itu, laporan dari Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui laman Twitternya menyebut terjadinya gempa bumi di Bali yang terus terjadi sejak Selasa hingga Rabu (13-14/12/2022) pagi disebut akibat aktivitas Sesat Naik Flores.
"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores," tulisnya.
Meski begitu Daryono menegaskan bahwa hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Daryono juga melaporkan kerusakan pada Selasa (13/12/2022) malam yakni 5 rumah dilaporkan rusak, 4 di antaranya di Dusun Baturinggit Kelod, Desa Baturinggit, 1 sisanya di Dusun Pagubugan, Desa Manggis.
Baca Juga : Penuhi Hak Anak Atas Informasi Layak Anak, Diskominfo Kota Kediri Siap Sukseskan Pengelolaan PISA
Tak hanya itu, kerusakan turut menimpa Rumah Sakit Balimed Karangasem. Dan secara keseluruhan belum ada laporan korban jiwa.
Gempa pertama kali di Bali, pada Selasa (13/12/2022) pukul 17.56 Wita. Kemudian lebih dari 42 gempa susulan terjadi hingga Rabu (14/12/2022) pagi. Dari jumlah gempa itu, empat kali gempa Karangasem juga dirasakan di wilayah Bali lainnya. Seperti Bangli, Gianyar, Jembrana hingga Denpasar.
Bukan hanya Bali, menurut Daryono, gempa juga dirasakan hingga Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Barat, Tabanan, Kuta Buleleng, Lombok Timur.
