Cegah Covid-19, Sejumlah Pasar Dilengkapi Bilik Antiseptik

Reporter

Joko Pramono

Editor

A Yahya

10 - Apr - 2020, 02:25

salah satu pedagang memasuki bilik antiseptik (ist)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung tak main-main untuk memutus penularan covid-19. Buktinya hari ini dinas membagikan sejumlah bilik antiseptic ke sejumlah pasar. Pasar dipilih lantaran tempat ini merupakan tempat berkumpulnya orang, sehingga rentan terjadi penularan covid-19.

Plt Kepala Dinkes Tulungagung melalui Kabag Umum dan Kepegawaian, Sriyono menjelaskan penyediaan bilik ini merupakan permintaan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindah) Tulungagung.

“Itu merupakan permintaan dari Disperindag untuk penempatan bilik antiseptic,” ujar Sriyono.

Berbeda dengan bilik disinfektan yang oleh badan kesehatan dunia (WHO) dianggap berbahaya bahkan bisa mengakibatkan kanker, bilik antiseptic dinilai aman untuk manusia.

Bahan yang digunakan untuk bilik ini secara medis dianggap aman. Selain itu penyemprotan antiseptic pada bilik ini tidak boleh melebihi tinggi dada orang dewasa.

“Antiseptik ini boleh mengenai tubuh tapi tidak mengenai mata, semprotanya itu hanya dibadan di bawah dada,” ujarnya.

Hingga saat ini sudah 12 bilik antiseptic yang didistribusikan termasuk di terminal dan stasiun Tulungagung.

Sementara itu Kabid Pasar pada Disperindag Tulungagung, Nurweni mengajukan bilik antiseptic untuk seluruh pasar di Tulungagung, namun tak semua pasar mendapatkanya. Dari data yang ada padanya, di Tulungagung ada sekitar 32 pasar yang tersebar di 19 kecamatan.

“Ini cuma 10 dari Dinkes, kalau kita (mintanya) semuanya,” tutur Nurweni.

Untuk pasar yang tidak terakomodir, pihaknya menyediakan fasilitas cuci tangan di pasar.

Disinggung apakah Disperindag akan mengadakan sendiri bilik antiseptic, Nurweni mengaku tidak ada anggaran untuk itu.

“Dinas tidak ada anggaran, kita menyiapkan fasilitas tempat cuci tangan,” tuturnya.

Dirinya mencontohkan di pasar Ngemplak yang sudah ada 3 tempat cuci tangan, meskipun di lokasi itu sudah ada 2 bilik disinfektan sumbangan dari pihak ketiga.